Transmigran Tanah Abang Dibangun SD dan Pustu

 463 total views,  2 views today

INDRALAYA – Setelah dibukanya jalan menuju daerah transmigrasi Tanah Abang yang ada di Desa Muara Kuang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir dengan dibangunya jembatan beton, kini warga transmigrasi Tanah Abang kembali sumeringah.

Pasalnya, daerah trasmigrasi tersebut akan dibangun Sekolah Dasar (SD) dan Puskesmas Pembantu (Pustu), untuk lebih mempermudah anak-anak trans mencari ilmu dan berobat.

Hal ini diungkapkan Kapala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Pengembangan Usaha Transmigrasi, Disnakertrans Ogan Ilir, Saili, Senin (5/5/2014), kemarin.

“Dua bangunan gedung sudah diajukan tahun 2013 lalu. Alhamdulillah tahun ini sudah bisa direalisasikan dan tinggal menunggu lelang siapa yang bakal mendapatkan proyek pembangunannya tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya, untuk SD sudah dibangun di SP I Transmigrasi Tanah Abang sebanyak tiga lokal namun masih kurang. Untuk itu, pihaknya kembali mengajukan dengan meminta dibangun tiga lokal di SP2 Trasmigrasi Tanah Abang.

“Untuk SD di SP I tahun ini baru akan digunakan, dan tahun ajaran baru sudah menerima pelajar. Untuk SD di SP2 baru akan dibangun tahun ini dan diharapkan tahun ajaran baru yakni tahun 2015 sudah bisa digunakan. Begitu juga Pustunya,” tuturnya.

Untuk Pustu sendiri, lanjutnya, belum dibangun sama sekali baik di SP1 maupun SP2 Trasmigrasi Tanah Abang.

“Karena itu kita bangun di SP2, memang selama ini sudah ada tim medis dari Puskesmas Tanah Abang yang masuk. Karena untuk lebih memperhatikan kesehatan warga, kita bangun Pustu,” terangnya.

Kini, lanjut Saili, pihaknya juga sudah menyiapkan guru untuk mengajar di SD SP1 yang akan dibuka tahun ajaran baru. “Gurunya ada empat orang, mereka tinggal di Muara Kuang juga. Sebenarnya guru ini juga mengajar di SD Muara Kuang,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Program Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi mengakui tahun ini ada program pembangunan gedung SD di SP2 Trasmigrasi Tanah Abang, Kecamatan Muara Kuang.

“Tiga lokal yang dibangun, sama dengan SP1, yang pasti saat ini masih tahap lelang, dan tahun ini juga realisasinya, tahun depan mungkin sudah bisa digunakan,” ujarnya.

Terpisah, salah satu warga trasmigrasi Tanah Abang SP2, Mudarto mengaku senang dengan adanya bangunan SD tersebut.

“Selama ini kalau anak kita mau sekolah harus ke seberang Desa Muara Kuang, tapi dengan adanya SD sendiri, kita tidak perlu lagi. Ya terima kasi banyak lah dengan adanya SD ini nantinya,” singkatnya.

 

TEKS    : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster