Dua Pencuri Pupuk PT Lonsum Diringkus

 276 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

KAYUAGUNG – Aksi pencurian belasan karung pupuk merk Conpuod milik PT Lonsum Kebun Bebah Permata Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berhasil diungkap jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cengal. Polisi meringkus dua tersangka yang merupakan petani di kecamatan tersebut.

Tersangka dimaksud yakni Wayan Arte bin Bindo (25) dan Rusdi bin Mansur (18), keduanya merupakan warga Kampung Lian, Desa Cengal, Kecamatan Cengal OKI. Mereka diringkus polisi saat berada di kediamannya masing-masing pada Senin (5/5) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Selanjutnya tersangka bersama barang bukti berupa 6,5 karung pupuk digelandang ke Mapolsek Cengal.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat melalui Kapolsek Cengal, Ipda Dharmanson mengatakan, penangkapan kedua tersangka ini menindaklanjuti laporan dari pihak manajemen PT Lonsum Kebun Bebah Permata.

“Sesuai dengan laporan polisi bernomor LP/B-11/IV/2014/Tanggal 28 April 2014/Res. OKI/Sek.Cengal tersebut, dalam kurun waktu sebulan terakhir, belasan karung pupuk merk Conpuod hilang entah kemana dan perusahaan menduga pupuk-pupuk tersebut telah dicuri,” ujar Dharmanson, kemarin.

Selanjutnya, kata Kapolsek, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya diketahui bahwa kedua tersangka itulah yang telah melakukan pencurian.

“Berdasarkan hasil lidik di lapangan, ada warga yang melihat bahwa kedua tersangka tersebut membawa beberapa karung pupuk. Kita kemudian melakukan penggerebekan dan ditemukan barang bukti pupuk tersebut sebanyak 6,5 karung,” bebernya.

Kapolsek menduga barang bukti pupuk lainnya telah dijualkan oleh kedua tersangka, karena berdasarkan laporan pihak perusahaan pupuk yang hilang jumlahnya belasan karung. “Kita masih mendalami kasus ini, mungkin saja ada tersangka lain dalam aksi pencurian pupuk perusahaan ini,” tandasnya.

Sementara berdasarkan pengakuan kedua tersangka, mereka hanya mencuri 7 karung pupuk dan 1/2 karung pupuknya telah mereka gunakan untuk perkebunan milik sendiri.

“Baru kali inilah pak kami maling pupuk, itu jugo untuk kami gunoke di kebun pribadi,” kilah tersangka Rusdi dan Wayan.

 

TEKS  : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster