23 Soal UN Mendadak Diganti

 297 total views,  2 views today

ilustrasi UN

ilustrasi UN

INDERALAYA – Sebanyak 120.484 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas akhir di Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (5/5), serentak mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Namun pelaksanaan UN tingkat SMP di hari petama ini, sedikit terkendala dengan adanya penggantian soal yang mendadak.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, soal yang diganti tersebut adalah soal UN untuk pelajaran Bahasa Indonesia. Peserta UN, diminta untuk mencoret atau menyilang lembar jawaban untuk soal nomor 1-12 dan soal nomor 39- 50.

Namun apa penyebabnya, sejumlah pihak yang dikonfirmasi, memilih bungkam dan tidak mau menyebut kesalahan apa yang terjadi di dalam soal tersebut sehingga harus diganti. Tetapi informasi yang didapatkan, diduga didalam soal yang diganti mendadak tersebut ada soal yang berbau politis. Soal-soal tersebut, kemudian diganti dengan soal lain yang sudah dipersiapkan.

Ketua Panitia UN Sumsel 2014, Bonny Syafrian yang di konfirmasi, tidak memberikan banyak komentar. Sebab menurutnya, mereka tidak terlibat dalam pengecekan soal. “Kami hanya bertugas untuk mendistribusikan soal ke kabupaten/kota dan di koordinasikan dengan petugas keamanan, serta memastikan pengamanan tempat penyimpanan soal tersebut,” kata Bonny.

Ia menerangkan, yang berhak membuka soal UN adalah Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan pihak kepolisian. Dinas Pendidikan (Disdik) juga terangnya, tidak boleh melakukan melihat isi soal.  “Karenanya kita tidak tahu, kalau ada soal UN untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diganti. Namun kita berharap kejadian ini, tidak merugikan peserta UN. Apalagi kalau pergantian itu karena ada unsur politisnya, “ ungkap Bonny.

Dibincangi terpisah, Kepala Disdik Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sidharta melalui Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Sekolah Menengah, Marsudi, membenarkan adanya pergantian soal UN untuk pelajaran Bahasa Indonesia.

Penggantian itu terangnya, sudah disampaikan ke semua pengawas UN. “Pengawas kita minta untuk memberitahukan kepada peserta UN, untuk tidak  mengisi soal nomor 1-12 dan soal nomor 39-50 karena dianggap bermasalah.  “Jadi total soal yang bermasalah, hanya 23 soal. Pengawas menggantinya, dengan soal yang sudah disiapkan, istilah ada soal dalam sampul dan ada soal luar sampul,’’ terang Marsudi.

Masalah apa, yang menyebabkan soal itu dicoret ? Marsudi, tidak bisa menjelaskan. Menurunya, yang berhak menjelaskan adalah  Pusat Pengembangan Pendidikan (Puspendik)  sedangkan yang menbuat soal, adalah Balitbang.

“Sebelumnya kita sudah rapat di propinsi ada soal UN yang dinilai bermasalah, lalu kita rapatkan di tingkat kabupaten mengenai soal tersebut sebelum UN, ya itu tadi , soal yang bermasalah disilang, lalu diganti,” bebernya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang, Akhmad Zulinto menjamin tidak ada kebocoran soal dalam pelaksanaan UN tingkat SMP di metropolis.

“Soal UN, saya pastikan dan saya jamin  tidak akan bocor. Karena untuk soal saja sudah ada 20 paket, kalaupun memang ada orang-oarang yang tidak bertanggung jawab menjual kunci jawaban janganlah dipercayai, karena mungkin saja itu adalah jebakan agar tidak lulus,” terang Zulinto.

Menurut Zulinto, berdasarkan hasil peninjauan di SMPN 1 dan SMPN 16 Palembang, dan di Lapas Palembang, pelaksanaan UN berjalan lancar. Ia menyebut, tidak ditemukan ada kekurangan dan hambatan dalam pendistribusian soal dan lainnya.  “Alhamdulillah semua berjalan lancar, tidak ada kekurarangan soal, “ ucapnya.

Ditanya apakah ada sanksi tegas bagi guru atau kepala sekolah yang kedapatan memberikan kunci jawaban ? Zulinto menjawab, apabila ada guru menyalahgunakan amanahnya, pihaknya akan tindak secara administratif kepegawaian, kemudian akan diserahkan ke polisi.

“Sudah jauh hari saya sudah tegaskan kepada kepala sekolah untuk tidak berbuat curang dengan memberikan jawaban kepada pelajar, karena hal tersebut adalah pembodohan, percuma saja pendidikan selama 3 tahun, kalau masih diberikan jawaban,” tukasnya.

TEKS              : AMINUDDIN, JUNAEDI A/ALAM TRIE

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster