Wartawan Belajar Ritel Bersama Alfamart

 511 total views,  2 views today

Para peserta pose bersama setelah Pelatihan Pengolahan Ritel bersama Alfamart.

Para peserta pose bersama setelah Pelatihan Pengolahan Ritel bersama Alfamart.

PALEMBANGDalam rangka memperingati hari pers internasional yang jatuh pada 3 Mei kemarin. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, pengelola jaringan ritel Alfamart, Sabtu (3/5) menggelar pelatihan ritel skala warung bagi wartawan, di Rumah Albi Alfamart OPI Raya Jakabaring.

Pada kegiatan ini, para peserta memperoleh materi mengenai potensi bisnis ritel tradisional (warung) maupun ritel modern. Para peserta diajak untuk mengenal perbedaan pengelolaan antara bisnis ritel tradisional Vs ritel modern.

“Industri ritel baik format modern maupun tradisional akan tetap dibutuhkan, selama masyarakat masih memerlukan produk kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhannya,” kata Branch Manager Alfamart Palembang, Marla D Sinaga.

Pelatihan ini dijalankan atas kerja sama antara Alfamart dan Bank Mandiri. Di sini, peserta juga diberikan pengetahuan mengenai manajemen pengelolaan sebuah toko ritel modern.

“Pengetahuan yang diberikan seputar pengelolaan produk antara lain tentang expired produk, barcode produk, jenis gramasi produk, kategori produk, display produk dan  persediaan produk  hingga permodalan,” ungkapnya.

Muhammad Firdaus, Member Relation Officer (MRO) mengatakan, Alfamart tidak ingin dianggap sebagai kompetitor yang mematikan tokoh tradisonal. Alfamart juga kata dia, menjalankan program keanggotaan pedagang ritel tradisional yang dikenal sebagai Outlet Binaan Alfamart (OBA) dan Bedah Warung,  para pedagang dapat memperoleh kemudahan dalam memperoleh produk sekaligus layanan antar.

“Bagi member OBA tertentu, bahkan mendapatkan kesempatan Bedah Warung, yakni bantuan renovasi warung miliknya agar tampak lebih menarik,” terangnya.

Lanjutnya, program OBA dijalankan untuk membantu para peritel tradisional agar tetap dapat berkembang di tengah persaingan bisnis ritel. Para peserta yang memiliki bisnis ritel tradisional juga dapat bergabung dalam OBA. Dirinya berharap, pelatihan ini dapat memotivasi para peserta untuk memulai bisnis ritel.

Bantuan yang diberikan oleh Alfamart untuk masing-masing warung yang kemudian dipasang list plang bahwa warung tersebut merupakan binaan Alfamart bukan hanya itu, Alfamart juga menyediakan rak untuk layaknya toko modern.

Setelah dibedah, warung juga dikontrol oleh Alfamart tentang bagaimana penjualan dan omzetnya, karena Alfamart, di mana semua peralatan dibantu oleh Alfamart.

Sementara itu, Apriyadi, Cluster Manager UUM Bank Mandiri Kanwil 2 mengaku, siap membantu dengan kemudahan-kemudahan di dalamnya. Pihaknya memang tengah fokus pada pembiayaan sektor menengah ke bawah, salah satunya pengusaha warung.

“Kami bisa bantu permodalan Rp 20 hingga Rp 50 juta untuk segmen mid-low dengan bunga rendah dan flat. Syaratnya mudah, seperti usaha minimal sudah berjalan dua tahun, memiliki ijin beserta kelengkapannya, dan mampu bayar angsuran serta tidak dalam kondisi kredit bermasalah,” katanya.

 

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster