Dua Jembatan di SP Padang Terancam Putus

9 total views, 3 views today

Jembatan Awal terusan dan jembatan Tanjung alai yang terancam putus akibat terbis.

Jembatan Awal terusan dan jembatan Tanjung alai yang terancam putus akibat terbis.

KAYUAGUNG  – Kondisi dua jembatan yang berada di jalan poros alternatif, yang menghubungkan Kayuagung- Palembang, tepatnya di Desa Tanjung Alai dan Awal terusan, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terancam putus akibat tergerus (terbis).

Pantauan Kabar Sumatera Ahad (4/5) Jembatan Tanjung Alai, kondisi badan  jalan di pangkal jebatan tersebut mulai tergerus, hingga membentuk lobang kedalaman hingga 1,5 meter, sementara kondisi Jembatan Awal Terusan, badan jalan yang sudah berlubang terdapat di sebelah kiri dan kanan karena tergerus air,  warga setempat terpaksa enancapkan  kayu di sebelah kiri dan kanan jembatan agar kendaraan yang melintas tidak terjerembak di lobang tersbut.

Akibat tanah jalan dipangkal jembatan sudah ambrol, membuat jembatan tidak kuat dan goyang saat dilintasi kendaraan.

“Jebatan ini sudah menghawatirkan akibat air sungai yang naik, sehingga pangkal jembatan itu tergerus, kami tancapkan kayu di dekat lobang kiri dan kanan sebagai rambu-rambu, agar kendaraan tidak terjebak dalam lobang tersebut,” kata Kepala Desa Awal Terusan, Kecamatan SP Padang, Alamsyah

Menurut Deri,  warga setempat, pemerintah harus segera memperbaiki dua jembatan tersebut, karena jika tidak segera diperbaiki akan membahayakan pengedara yang melintas.” Kerusakan ini terjadi saat banjir datang, sementara kami hanya memasang ranting kayu agar warga yang melintas tidak terjebak masuk kedalam lobang tersebut, sebaiknya pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut,” jelasnya.

Bukan hanya jembatan yang terancam putus, beberapa titik jalan poros yang rusak akibat tergerus banjir, seperti di Awal Terusan, Rawang Besak dan  Terusan laut. Kerusakan jalan aspal tersebut membentuk lobang besar dengan kedalaman menjapai 20-30 cm, sementara bongkahan aspal jalan tersebut hanyut di bawa arus banjir yang sempat menggenangi jalan tersebut.

Kondisi jalan yang sempit membuat pengguna jalan mengalami kesulitan saat melintas, apalagi ada dua kendaraan roda empat yang melintas dari arah yang berlawanan membuat lalulintas macet, kendaraan harus bergantian untuk melintas apalagi sebelah kiri dan kanan jalan merupakan rawa-rawa.
Sementara itu merasa kesal jalan mereka tak kunjung diperbaiki pemerintah, ratusan warga Desa Kijang Ulu Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI beberapa waktu yang lalu secara swadaya melakukan perbaikan jalan poros Kayuagung-SP Padang yang kondisinya mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sebab, kerusakan jalan yang telah terjadi sejak lama ini kerap kali menjadi penyebab peristiwa lakalantas, bahkan puluhan kali pengendara kendaraan roda dua yang mengalami kecelakaan lantaran terjebak masuk kedalam lubang hingga menyebabkan korban tewas maupun luka-luka. Padahal seharusnya jalan ini menjadi tanggung jawab Pemkab OKI untuk memperbaikinya, apalagi akses jalan ini sangat penting dalam perekonomian masyarakat yang sebagian besar petani.

Perbaikan jalan ini diprakarsai oleh masyarakat setempat dengan cara bergotong royong membeli batu koral, pasir dan semen, selanjutnya lubang yang ada dijalan sepanjang 4 KM ditimbun dengan coran semen sesuai dengan tingkat kerusakannya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) OKI Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait rusaknya jembatan tersebut dan akan segera diperbaiki.” Karena sekarang musim hujan sehingga wajar saja kalau tanahnya tergerus, apalagi jembatan tersebut di sebelah kanan-kirinya air, akan  dianggarkan untuk di perbaiki, apalagi ini jalan alternatif Kayuagung-Palembang,” terangnya.

 

TEKS   : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com