Dendam Lama, Kempes Dibunuh Tetangganya

 225 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Suprapto alias Kempes bin Supiran, warga Dusun 4 Desa Balian, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tewas akibat dianiaya tetangganya sendiri bernama Suyadi alias Suro bin Parijo (29). Korban tewas dengan luka tusuk sebanyak 6 liang di sekujur tubuhnya.

Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, peristiwa yang sempat menggemparkan warga Mesuji Raya dan sekitarnya ini terjadi pada Sabtu (3/5) lalu sekitar pukul 09.30 WIB, bertempat di perkebunan karet milik korban di Dusun 4 Desa Balian, Kecamatan Mesuji Raya OKI.

Saat itu, korban tengah asyik melakukan rutinitasnya sehari-hari yakni menyadap getah karet. Lalu pelaku datang menghampiri dan akhirnya keduanya terlibat cekcok mulut. Tanpa diketahui korban, pelaku mencabut senjata tajam jenis pisau Garpu yang terselip dipinggangnya.

Tanpa buang waktu, pelaku yang diduga memiliki dendam lama dengan korban langsung menghunuskan pisau tersebut ke sekujur tubuh korban. Mendapat serangan mendadak, korban tidak bisa melakukan perlawanan dan akhirnya tersungkur dan menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian dengan luka tusuk 6 liang, yakni 1 lobang di bagian ulu hati hingga tembus ke bagian punggung, dada kanan dan kiri masing-masing 1 lobang, luka tusuk di rusuk kanan dan kiri masing-masing 1 lobang dan 1 lobang di bagian punggung kiri.

Usai melampiaskan dendam dan emosinya, pelakupun meninggalkan korban yang sudah tidak bernyawa lagi di areal perkebunan karet tersebut. Selang 30 menit, pelaku yang tak ingin menjadi buronan polisi dan amukan massa akhirnya menyerahkan diri ke rumah Kepala Desa (Kades) Balian. Polisi kemudian menjemput pelaku untuk selanjutnya dibawa ke Mapolsek Mesuji Raya untuk diproses hukum.

Kasat Reskrim Polres OKI, AKP H Surachman didampingi Kasubag Humas, AKP A Halim membenarkan adanya peristiwa pembunuhan yang menimpa warga Dusun 4 Desa Balian tersebut.

“Pelaku sudah kita amankan dan tengah menjalani pemeriksaan. Untuk motif dibalik aksi pembunuhan ini kita masih mendalaminya, namun sementara ini kami menduga adanya unsur dendam antara korban dengan pelaku,” tandas Surachman.

 

TEKS    : DONI AFRIANSYAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster