Bisnis Kos-kosan Mulai Kena Pajak

 500 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

INDRALAYA – Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), dipastikan mulai Mei 2014 akan menarik retrebusi pajak dari bisnis kos-kosan yang saat ini  mulai menjamur di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

Pemberlakukan tarif pajak tersebut bagi pemilik kos-kosan yang ,memiliki bisnis kos diatas 10 pintu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Dispemda Ogan Ilir, Hj Tarbiyah melalui Kepala Seksi Penagihan Dispemda, Firmansyah, kemarin.

“Untuk sosialisasi sendiri direncanakan akan dilakukan Senin hari ini. Perdanya sudah keluar, yakni Perbub No 11 tahun 2014 tentang Pemungutan pajak Hotel yang termasuk didalamnya kos-kosan. Untuk hotel memang dari dulu sudah ada perdanya, namun poin penarikan pajak kos-kosan, baru keluar tahun ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, besaran pajak yang ditarik ada dua kategori, pertama kos-kosan kategori mewah mewah akan ditarik Rp500 ribu. Sedangkan kategori  biasa akan dikenakan pajak Rp200 ribu.

“Ini sudah sesuai aturan yang akan. Namun, jika pihak pengusaha kos-kosan sudah menjalankan kewajibannya alias sudah bayar pajak, itu kita mintai rekening korannya, dan yang seperti ini tidak kita tarik lagi,” terangnya.

Disinggung jika  pihak pengusaha tidak mau menjalankan amanat perda ini, pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan sanksi tegas kepada pihak pengusaha kos-kosan tersebut.

“Tentunya untuk sanksi kita jalankan sesuai mekanisme tidak sekedar menindak. Jika mekanisme yang ada masih tetap membandel, dengan berat hati, kita akan melakukan penyegelan terhadap kos-kosan tersebut, tentunya bekerjasama dengan pihak Pol PP. Tahun ini kita ditargetkan Rp 3 miliar,” tutupnya.

 

TEKS   : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster