Rekapitulasi Mura Dihitung Ulang, Komisioner KPU Mura Dinonaktifkan

 323 total views,  2 views today

kpu

PALEMBANG – Semua komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas (Mura), di non aktifkan oleh KPU Sumatera Selatan (Sumsel). Keputusan itu diambil, setelah komisioner KPU Mura tak mau bertanggung jawab dengan hasil Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) di kabupaten tersebut.

“Untuk sementara waktu, semua komisioner KPU Mura di non aktifkan. Tugas-tugas KPU Mura untuk rekapitulasi suara, diambil alih oleh KPU Sumsel,” kata Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi dan Kampanye, Ahmad Naafi ketika dihubungi, Jumat (2/5).

Menurut Naafi, keputusan itu diambil berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Bawaslu RI juga terang Naafi, merekomendasikan agar KPU melakukan perhitungan suara ulang di Mura ditingkatan paling bawah atau perhitungan suara di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Namun sebut Naafi, perhitungan ulang tersebut hanya untuk perolehan suara DPR RI saja. “Karena dalam rekapitulasi di tingkat pusat, rekapitulasi untuk Mura terjadi banyak persoalan mulai dari perselisihan suara hingga jumlah pemilih yang tidak sesuai dengan pleno KPU dan saksi partai, sehingga harus dilakukan perbaikan,” beber Naafi.

Namun sebut Naafi, KPU Sumsel belum bisa memastikan kapan perhitungan ulang itu akan dilakukan. Sebab rekomendasi Bawaslu RI tersebut, secara tertulis belum diterima KPU Sumsel.

“Rekomendasi itu, baru disampaikan Bawaslu RI ke kita secara lisan sementara secara tertulis belum. Jika rekomendasi itu, sudah kita terima kita akan melakukan rapat pleno untuk menentukan waktu dan anggaran yang dibutuhkan,” ungkap Naafi.

Menurut Naafi, batas akhir penghitungan suara ulang itu pada 6 Mei mendatang. Sehingga waktu yang diperlukan sangat singkat, namun hal tersebut tidak menjadi kendala bagi KPU untuk melaksanakan rekomendasi tersebut.

Dihubungi terpisah, komisioner Bawaslu Sumsel, Kurniawan, membenarkan jika Bawaslu RI merekomendasikan penghitungan suara ulang tingkat DPR RI di Mura. Itu jelas Kurniawan dilakukan, karena terjadi perselisihan suara dan komisoner KPU Mura, lepas tangung jawab

“Bawaslu siap untuk melakukan pengawasan terhadap peghitungan ulang ini, sehingga dikemudian hari tidak terjadi lagi persoalan. Semua persoalan rekap Mura, harus dituntaskan di Sumsel, bukan di pusat,”tegas Kurniawan.

Ditambahkan Kurniawan, dalam hasil rekapitulasi perolehan suara dan caleg tingkat DPR RI di KPU RI, hanya Mura yang dilakukan penghitungan ulang, sedangkan kabupaten/kota lainnya di Sumsel tidak terjadi persoalan. “Untuk rekap suara dari Sumsel, harus ditunda karena menuggu rekapitulasi Mura terlebih dahulu,” tukasnya.

 

TEKS            : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster