Program 1 Miliar 1 Desa Jangan Sampai Mubazir

 554 total views,  2 views today

desa

BAYUNG LENCIR – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jendral (TNI) Budiman, mengapresiasi serta mendukung realisasi program 1 milyar 1 desa yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Menurutnya program ini, sangat bagus dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun kata Budiman, perlu dilakukan sinkronisasi antar wilayah mengenai program pembangunan yang dilaksanakan, agar berjalan lancar dan terus menuai dukungan masyarakat.

“Program 1 Milyar 1 Desa, is very good! Sangat bagus sekali. Apalagi kalau dalam pelaksanakannya,  tidak mengandalkan dana bantuan pusat (APBN), mandiri dikelola dari dana APBD,” ungkap Budiman.

“Oleh karena itu terangnya, masyarakat harus diberikan bimbingan, agar implementasinya tidak mubazir dan tepat sasaran,” saran Budiman, usai meresmikan bakti sosial (baksos) kesehatan, kerjasama TNI AD, IndoAgri Grup serta Pemkab Muba di Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Jumat (2/5).

Ia menyebut, baksos kesehatan ini adalah untuk meningkatkan sinergisitas antara TNI AD dengan masyarakat. Dengan harapan dapat meningkatkan kepedulian, solidaritas kemanusiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Muba, H Pahri Azhari menyebut, Pemkab Muba komitmen memperioritaskan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, didukung dengan upaya peningkatan sarana prasarana pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga sekup pelayanan di Puskesmas dan Pustu.

“Pemkab Muba mengapresiasi bantuan yang diberikan TNI AD dan IndoAgri grup kepada masyarakat Muba, melalui bakti sosial kesehatan yang dilaksanakan, karena sudah menjadi kewajiban bersama untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, terutama untuk kegiatan operasi katarak yang sangat membantu masyarakat serta mendukung program pemerintah pusat menanggulangi panyakit penyebab kebutaan tertinggi di dunia”, ujarnya.

Direktur PT Indofood Sukses Makmur yang juga Komisaris SIMP dan Lonsum, Franciscus Welirang menambahkan, dalam kegiatan ini dilaksanakan operasi katarak kepada 250 pasien katarak di enam kabupaten dalam Provinsi Sumsel, meliputi Kabupaten Muba, Musi Rawas Utara (Muratara), Musi Rawas, Lahat, OKU Timur dan OKI.

Kegiatan itu jelasnya, melibatkan tim dokter dari RSPAD Gatot Soebrato Jakarta, tim dokter RSUD Muba, dan penyuluhan BKKBN Provinsi Sumsel. “Selain itu, diberikan pula pengobatan umum kepada sekitar 2.000 orang masyarakat, donor darah oleh PMI, serta pelayanan dan penyuluhan Keluarga Berencana (KB), pemberian bantuan sarana olahraga, dan peralatan sekolah untuk sekolah dasar,” tukasnya.

 

TEKS          : BAGUS SANTOSO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster