Polda Sumsel Bekuk Penjudi Bola Gelinding

 232 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi borgol

PALEMBANG  – Sedang asik bermain judi bola gelinding diarena pasar malam, di kawasan Jalan Kolnel Haji Burlian, Kecamatan Sukarame Palembang, Mutadi (25), Yudi (28) dan Desi Aprianto (26), dibekuk petugas Subdit III, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (1/5/2014) pukul 01.00 WIB.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tiga pelaku judi bola gelinding tersebut, yang tinggal di Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Sukarame Palembang ini, harus merasakan tinggal dibalik ubin penjara Mapolda Sumsel.

Ketiganya tertangkap tangan sedang menjalani bisnis bola gelinding di Pasar Malam Montana, yang berlokasi di Jalan Kolonel H Barlian, KM 5, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame Palembang.

Dari penggerebekkan ini, petugas mengamankan berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan usaha bola gelinding ini. Mulai dari uang tunai Rp 205 ribu, beberapa slop rokok, dan benda-benda lain yang diduga sebagai hadiah untuk konsumen bola gelinding.

Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kristovo yang dihubungi melalui ponselnya Jumat (2/1), mengatakan ketiga tersangka saat ini sudah diamankan di Ditreskrimum Polda Sumsel dan sudah dimintai keterangan.

Ketiganya bisa dikenakan pasal perjudian, yakni pasal 303 KUHP.
“Pelaku tertangkap tangan sedang menjalankan bisnis bola gelinding. Sementara jenis judi yang lain sudah tidak berada di tempat saat kita lakukan penggerebekkan,” kata Kristovo.

Dari pemeriksaan yang sudah dilakukan, ungkap Kristovo, Mutadi ditengarai sebagai pemilik usaha bola gelinding ini. Sementara dua pelaku lainnya ditengarai sebagai pemain. Saat didatangi petugas, ketiganya masih menjalankan bisnis haram ini.

Masih kata Kristovo, pihaknya juga akan mendalami apakah Pasar Malam Montana mengantongi izin atau tidak. Untuk sementara, pasar malam itu dilarang untuk beroperasi sembari memastikan izin terlebih dahulu.

“Penggerebekan ini bermula dari informasi masyarakat. Saat kita datangi, memang sedang ada kegiatan judi dengan bermodus bola gelinding,” pungkas Kristovo.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster