Konsultan Jepang Kunjungi PDAM Tirta Ogan

 371 total views,  2 views today

INDERALAYA – Dua konsultan Jepang yakni CEO (Chief Executive Officer) dan General Consultan (GC) Jepang Makita dan Yokota, Rabu (30/4), lalu menyambangi Kantor Perusahaan Dagang Air Minum (PDAM), Tirta Ogan, Kabupaten Ogan Ilir.

Kedatangannya tersebut merupakan tindaklanjut terhadap empat karyawan PDAM Tirta Ogan yang mengikuti pelatihan atau On Job Traning (OJT) di Palembang, tentang penanganan dan permasalahan air minum.

Direktur PDAM Tirta Ogan Kabupaten Ogan Ilir, Zulkarnain mengatakan, pihaknya baru-baru ini mengirimkan empat karyawannya untuk mengikuti pelatihan OJT tentang permasalahan air minum serta Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kita akui, SDM di PDAM Tirta Ogan masih minim. Untuk itu, kita kirim empat karyawan dalam pelatihan yang digelar berkat kerja sama pemerintah Jepang dan Indonesia,” ucapnya.

Ia menambahkan, dari hasil OJT tersebut, PDAM Tirta Ogan  mendapat apresiasi dari konsultan negara Jepang dengan mengunjungi PDAM Tirta Ogan.

“Ya, Rabu  lalu kita kedatangan dua konsultan Jepang, yakni  CEO  dan GC Jepang Makita dan Yokota. Kedatangan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah Jepang terhadap perusahaan air minum yang ada di Indonesia khususnya PDAM di Kabupaten OI. Perhatian tersebut tidak hanya sebatas dengan mengadakan pelatihan terhadap SDM saja tetapi dengan meninjau langsung ke perusahaan daerahnya,” tuturnya.

Menurut Zulkarnain, dari keterangan Taufik Arrasyid dan Noviana selaku pendamping para consultan Jepang , menyebutkan,   selama satu bulan terakhir tepatnya dari awal April 2014, konsultan Jepang telah mengunjungi 10 PDAM yang ada di Indonesia dan tiga diantaranya berada di Sumsel, yaitu PDAM di Palembang, Banyuasin dan terakhir PDAM Tirta Ogan di Ogan Ilir.

“Dari hasil kunjungannya, ternyata persoalannya  sama yakni menyangkut SDM, ini setelah pihak konsultan mendapat masukan dari ke empat karyawan PDAM Tirta Ogan yang mengikuti pelantihan,” ucapnya.

Dirinya berharap, dengan kedatangan konsultan Jepang tersebut, akan menambah motivasi untuk terwujudnya pengembangan dan kemajuan PDAM Tirta Ogan  sebagai pengelola dan penyedia air bersih di Kabupaten Ogan Ilir, yang selama ini masih belum optimal. “Ini bisa jadi karena manajemen pengelolaan air bersih belum berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

TEKS   : JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR  : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster