Tiga Kecamatan Menolak Bergabung Pemekaran Kabupaten

20 total views, 3 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG – Pembentukan Kabupaten Pantai Timur, yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), nampaknya tidak akan mulus walau pun saat ini, sudah rekomendasi dari DPRD dan Gubernur Sumsel dan tengah dikaji di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pasalnya, tidak hanya rekomendasi dari Bupati OKI yang belum turun, tetapi ada tiga kecamatan yang menyuarakan menolak untuk bergabung dengan kabupaten baru tersebut. Tiga kecamatan dimaksud yakni Kecamatan Pangkalan Lampan, Sungai Menang dan Air Sugihan.

Penolakan itu disampaikan mereka, saat rapat terbatas di Hotel Princes, Palembang, Kamis (1/42014). Turmudi, salah satu penggagas pertemuan  tersebut menyebut masyarakat Pantai Timur harus berpikir rasional untuk pemekaran.

“Kita bukan menolak pemekaran, namun tunggu sampai siap. Jika pemekaran sekarang, artinya perbaikan infrastruktur di Pantai Timur baru akan dilakukan 10 tahun lagi. Sebab selama 10 tahun,  anggaran yang ada tentu masih fokus untuk pembentukan pemerintahan,” jelas Turmudi.

Ketua PKB Kabupaten OKI ini juga menyebut, pemekaran Pantai Timur saat ini tidak lebih dari perebutan kekuasaan. “Kalau mau pemekaran, harus benar-benar siap lebih dahulu infrastrukturnya,” ucapnya.

Sementara itu tokoh pemuda Kecamatan  Air Sugihan, Budiman menyebut pada dasarnya masyarakat di tiga kecamatan tersebut sepakat untuk dilaksanakan pemekaran. Namun menurut Sudirman, pemekaran itu tidak sekarang. “Saat ini, kita belum siap untuk pemekaran. Persoalannya, mulai dari infrastruktur, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan lainnya belum siap,” kata Sudirman.

Ia juga menerangkan, jika terjadi pemekaran maka bagi masyarakat Air Sugihan, rentang birokrasi  bukan makin diperpendek justru kian panjang. “Bagi kami masyarakat Air Sugihan, jika Pantai Timur terbentuk dengan ibukotanya Tulung Selapan maka jarak ke ibukota kabupaten kian jauh dibandingkan ke Kayuagung saat ini. Untuk ke Tulung Selapan, kami harus ke Palembang kemudian ke Banyuasin, barulah ke Tulung Selapan. Makanya, kami belum sepakat untuk pemekaran Pantai Timur,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Syarbini, tokoh masyarakat Kecamatan Sei Menang. Ia menyebut, masyarakat Sei Menang, masih berharap realisasi janji dari Bupati OKI, Iskandar. “Bupati menjanjikan membangun  OKI dari desa, dengan program 1 miliar satu desa. Ini yang kami tunggu. Dengan program itu, bakal ada perbaikan infrastruktur di desa-desa termasuk Pantai Timur. Jika infrastruktur siap, barulah kita bicarakan pemekaran namun tidak untuk sekarang,” tegasnya.

Sebelumnya,  tokoh masyarakat Pantai Timur, Pely Yusuf, menepis adanya penolakan dari masyarakat sejumlah kecamatan untuk pemekaran tersebut. Ia yakin, masyarakat akan mendukung pemekaran sebab masyarakat akan dimudahkan, untuk mengurus berbagai administrasi kependudukan dan pemerintahan.

Menurut Pely, masyarakat di Pantai Timur banyak yang tinggal di daerah perairan. Selama ini, masyarakat kesulitan untuk mengurus berbagai administrasi karena jarak ke ibu kota kabupaten di Kayuagung, yang jauh.  “Dengan pemekaran tersebut, maka rentang birokrasi akan dipangkas. Dengan begitu, konsentrasi dalam pembangunan daerah bisa terlaksana,” tegasnya seraya menepis adanya isu kalau limas desa menolak adanya pemekaran.

Bicara mengenai potensi sebut Pely, Pantai Timur kaya akan potensi daerah yang bisa dikembangkan sebagai modal bagi pembangunan kabupaten tersebut kedepannya. “Pantai Timur memiliki kemampuan dibidang perikanan, perkebunan, tambak, dan persawahan. Untuk luas daerah sendiri, setidaknya mencapai 13.500 km persegi, terdiri dari lima kecamatan, dan 83 desa,” tukasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Pemprov Sumsel dan DPRD Sumsel sudah menyetujui untuk mengusulkan pembentukan Kabupaten Pantai Timur dan Kabupaten Kikim Area, 1 Mei 2013 lalu.  Persetujuan itu diberikan setelah hasil kajian Komisi I DPRD Sumsel menilai, Pantai Timur sudah memenuhi syarat sesuai UU No 32 tahun 2004 dan PP 78 tahun 2007.

Kabupaten ini rencananya mencakup lima kecamatan, 91 desa dan satu kelurahan. Lima kecamatan tersebut mencakup Kecamatan Pangkalan Lampan, Kecamatan Selapan, Kecamatan Sungai Menang, Kecamatan Cengal dan Kecamatan Air Sugihan dengan calon ibukota di Tulung Selapan.

 

Teks     : DICKY WAHYUDI

Editor    : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com