PSK dan Polisi Kejar-kejaran

 344 total views,  2 views today

Enam wanita PSK yang terjaring dan didata anggota Polres OI

Enam wanita PSK yang terjaring dan didata anggota Polres OI

INDERALAYA – Petugas Polres Ogan Ilir dan wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komerisal (PSK), terlibat kejar-kejaran saat akan diamankan dalam sebuah razia Cipta Kondisi di warung remang-remang di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Desa Segayam, Kecamatan Inderalaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (30/4/2014), malam.

Karena kelelahan, wanita malam tersebut akhirnya menyerah dan sempat bersembunyi di semak-semak hutan dibelakang warung tersebut.

Keenam wanita PSK tersebut akhirnya di data identitasnya. Selain itu warung tersebut digeledah di khawatirnya menyImpan narkoba.

Di warung tersebut nampak terlihat ratusan botol minuman keras yang sudah kosong  tergeletak di depan warung.

Masih dilokasi, petugas juga melakukan razia kepada pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat yang melintas.

Hasilnya, empat unit motor dan dua bilah senjata tajam (Sajam), dan pemiliknya sajam dan dibawa ke Polres OI.

Razia tersebut merupakan razia cipta kondisi untuk menekan tingkat kriminalitas dengan sasaran bahan peledak, senjata api (senpi), sajam, narkoba dan lain-lain.

Razia tersebut melibatkan Unit Reskrim, Lantas dan Unit Narkoba dengan jumlah anggota seluruhnya 80 anggota dipimpin langsung Kapolres OI AKBP Asep Jajat Sudrajat.

Sayangnya, hujan deras yang mengguyur Ogan Ilir mengakibatkan razia hanya berlangsung di dua titik.

Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat didampingi Kasatreskrim AKP Suhardiman dan Kanit Pidum Ipda Mawan mengatakan, razia tersebut merupakan operasi cipta kondisi untuk menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polres OI.

“Sasarannya bahan peledak, sajam, senpi, narkoba dan orang-orang yang dicurigai sebagai pelaku kejahatan. Namun sayang, razia belum selesai dan terhenti karena hujan yang cukup deras,” ujarnya.

Dalam razia tersebut, sambung Kapolres, pihaknya mengamakan enam wanita yang diduga PSK dan meminta identitasnya, empat motor yang tidak dilengkapi identitas dan sajam.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

Editor    : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster