Proyek Irigasi Rp 400 M Baru Terealisasi 75%

 263 total views,  2 views today

Ilst. Irigasi

Ilst. Irigasi

KAYUAGUNG – Proyek Pembangunan irigasi teknis senilai Rp 400 miliar di Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)  baru terealiasai 75% setelah dikerjakan sejak 2013 lalu, tinggal 25% lagi proyek irigasi yang menngunakan dan hibah jepang itu selesai, ditargetkan Agustus 2014 sudah selesai dan bulan Desember sudah bisa dimanfaatkan oleh petani  di Kecamatan Lempuing dan Lempuing jaya OKI.

Menurut Wakil Bupati OKI Muhammad Rifai, hingga akhir April 2014 ini, pekerjaan  proyek irigasi teknis sepanjang 1.400 meter itu sudah mencapai 75 %.

“Irigasi ini nanti akan mengaliri sawah di 7 Desa yakni Cahya Tani, Sukamaju, Bumi Agung, Sumber Agung, Kepahyang, Tebing Suluh dan Tugu Mulyo, sesuai kontraknya pihak ketiga tersebut harus menyelesaikan proyek tersebut bulan Agustus 2014 mendatang,” kata Wabup.

Menurut dia, setelah proyek itu selesai pada bulan agustus, maka Bulan Desember mafaatnya sudah bisa langsung dirasakan oleh petani di 7 Desa.” Memang dalam pekerjaanya masih ada kendala, yakni proses gantirugi yang belum selesai, masih ada beberapa persil lahan yang belum bisa digantirugi,” ujar wabup.

Ganti rugi  lahan yang belum bisa  terselesaikan menurut Wabup, karena masyarakat yang meminta harga yang sangat tinggi.” Tinggal beberapa persil di desa tugumulyo yang belum selesai gantirugi, karena belum ada kesepakatan harga, pemerintah siap membayar Rp 600 ribu/meter, sementara masyarakat meminta harga Rp 7500 ribu/meter,” ungkapnya.

Pihaknya berharap masyarakat bisa memahami, bahwa proyek  irigasi teknis ini untuk kepentingan masyarakat, agar produksi padi meningkat.” Kami minta masyarakat jangan memanfaatkan proyek ini untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya, dengan mematok harga gantirugi dengan harga yang sangat tinggi, ptoyek irigasi inikan untuk masyarakat juga,” jelasnya

Sementara itu Menurut Camat Lempuing Iman Tohari,  Bahwa  irigasi yang dibangun seluas sekitar 13.500 Hektar itu  diteragetkan bisa dimanfaatkan masyarakat pada Desember mendatang.

“Untuk pembukaan saluran airnya dilakukan di Desa Cahya Tani, yang menghubungkan irigasi dari kabupaten OKU Timur dengan OKI. Karena di OKU Timur juga ada irigasi Upper Komering,”kata dia.

Lebih jauh diutarakannya, irigasi teknis merupakan program yang baik bagi pemerintah khususnya masyarakat/petani. Adanya irigasi teknis ini akan meningkatkan volume panen bagi petani menjadi 4 kali panen pertahun, 2 kali panen padi dan 2 kali panen palawija.

Pekerjaan irigasi ini memang dipercepat dan ditargetkan desember tahun ini selesai.”Pembangunan irigasi ini sudah direncanakan mulai 2012 dengan ditandai melalui  penandatanganan paket kontrak, Penandatanganan dihadiri oleh Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktur Bina Program dan Kepala Balai BBWS Sumatera VIII,” katanya..

Pembangunan irigasi yang dibiayai oleh Loan JICA tersebut harus selesai tepat waktu sesuai kesepakatan. Pekerjaan akan selesai tepat waktu jika didukung SDM yang dapat bekerja dengan tepat dalam   melaksanakan tugasnya di lapangan.” Dengan irigasi ini diharapkan dapat meningkatkan produksi padi di kabupaten OKI,” jelasnya.

 

Teks     : DONI AFRIANSYAH

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster