Rp 714,5 Juta untuk LSM

 497 total views,  2 views today

BATURAJA – Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) menganggarkan dana sebesar Rp 714,5 juta untuk bantuan bagi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) di Bumi Sebimbing Sekundang tersebut.

Besarnya dana bantuan yang diberikan untuk LSM dan ormas ini disebabkan dana bantuan sosial (bansos) dihapuskan. Sebagai penggantinya, pemerintah mengucurkan dana bantuan bagi LSM dan ormas.

Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) OKU, M Taufiq melalui Kepala Sub Bidang (Kasubid) Ketahanan Ekonomi, Seni, Budaya, Agama dan Kemasyarakatan, Ruspa Irawan, menyebut bantuan yang dikucurkan kepada LSM dan ormas itu sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir.

Menurut dia, dana hibah itu pada 2013 jumlahya Rp531,1 juta. Dana itu dibagikan kepada lima LSM dan Ormas di OKU, yakni Jejak Indonesia Rp 194,1 juta, LPAB Rp 77, 2 juta, IACS Rp 119,4 juta, Amanat Rp 78 juta dan Gerhana Rp 61,8 juta.

Sementara pada tahun ini jelas dia, dana hibah itu mengalami kenaikan hingga mencapai Rp 714,5 juta. Dana ini akan dikucurkan kepada 11 LSM dan Ormas di OKU. 11 LSM dan ormas yang yang mendapatkan “kue” dana hibah tersebut yakni  LP2L Rp 90 juta, LSM Amphibi Rp 60 juta, LSM Gerpu Rp 65,4 juta, Ormas Kreasi Seni Sebimbing Sekundang Rp 69 juta, serta Ormas Pujasama Kusuma Rp 50 juta.

“Dana hibah itu kita harapkan secara reguler bisa diberikan kepada LSM dan ormas di OKU. Namun berhubung jumlahnya sedikit, jadi LSM dan Ormas yang diberi dana itu digilirkan,” tegasnya.

Dia berharap, dana hibah itu dapat digunakan sebaik mungkin oleh LSM dan ormas yang menerimanya untuk melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Disinggung berapa jumlah LSM dan Ormas yang ada di OKU, Rusma menjelaskan, saat ini tercatat ada 47 LSM dan 40 ormas yang terdaftar di Kesbangpolinmas.

Namun dari angka itu kata dia, hanya 70 persen yang aktif, sementara sisanya vakum. Lalu apa saja krateria dan bagaimana mekanisme untuk mendapatkan dana hibah itu, Riswan mengaku, pihaknya hanya memfasilitasi saja, sementara keputusan LSM dan Ormas apa saja yang berhak menerima dana tersebut sepenuhnya hak dari bupati. “Bupati yang acc nya. Kami hanya sebagai fasilitator saja,” tukasnya.

 

Teks     : MUSLIM

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster