Polisi Memburu Perampok Toko Mas

 403 total views,  2 views today

PALEMBANG – Kepolisian Resort Kota (Polresta) Palembang dibantu dengan Polresta Pekanbaru dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), terus memburu empat pelaku perampokan bersenjata api (Senpi), yang telah merampok Toko Emas Lemabang Jaya, yang berada di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Ilir Timur II.

Kapolresta Palembang, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Sabaruddin Ginting, mengatakan pihaknya tengah berkordinasi dengan Polresta Pekanbaru untuk menindaklanjuti perampokan di Toko Mas Lemabang. Rupanya, perkara yang sama pernah terjadi di Pekanbaru dan kuat dugaan pelaku masih sindikat dari kejadian tersebut.

“Terdapat persamaan dengan kejadian yang ada di Pekanbaru. Sebab itu, kita kordinasi dengan Polresta Pekanbaru kalau-kalau pelaku termasuk sindikat perampokkan di Sumatera,” kata Ginting, saat dijumpai usai bertemu dengan Kapolda Sumsel di Mapolda Sumsel, Senin (28/4/2014).

Disinggung pelaku merupakan sindikat perampokkan toko emas di Sumatera, Ginting belum berani memastikannya. Menurutnya, hal tersebut masih harus didalami. Langkah awal yakni dengan menangkap keberadaan setidaknya seorang pelaku.

“Kami belum bisa memastikan, semua masih dalam penyelidikan apakan sindikat atau ada kaitannya dengan peristiwa perampokkan di toko emas beberapa waktu yang lalu,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Ginting, pihaknya masih mencari tahu 6,5 kilogram emas yang dirampok pelaku akan dijual kemana. Untuk itu, Polresta Palembang juga akan bekerja sama dengan pemilik-pemilik toko emas untuk memberi tahu jika ada warga yang dicurigai menjual emas rampokkan.

Terlebih, pelaku dikabarkan tidak merampok surat-surat emas saat beraksi. “Kita sudah mengamankan beberapa barang bukti dan memintai keterangan saksi. Kita sudah bentuk tim khusus untuk mencari keberadaan pelaku. Polda Sumsel juga ikut serta memback-up Polresta Palembang untuk menuntaskan peristiwa perampokkan tersebut,” kata Ginting.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes R Djarod mengatakan, seluruh jajaran polisi di lingkungan Polda Sumsel akan dilibatkan untuk mengungkap keberadaan pelaku.

“Polda Sumsel akan melihat bukti yang sudah diamankan Polresta Palembang dan polsek setempat. Akan kita dalami untuk membantu mencari keberadaan pelaku,” kata Djarod.

Terkait pelaku yang menggunakan senpi rakitan, Djarod menegaskan, Polda Sumsel sudah berulang kali dan menggunakan berbagai cara untuk menindak pemilik senpi. Mulai dari razia lalu lintas, penginapan, hingga tempat-tempat yang diduga menjadi peredaran senpi rakitan.

Namun, masih ada saja pelaku kriminal yang menggunakan senpi rakitan dalam beraksi. “Kita juga bahkan sudah beberapa kali menindak home industry yang memproduksi senpi rakitan. Ada dua home industry yang sudah pernah menyerahkan diri,” kata Djarod.

Untuk itu, Djarod berharap adanya kerja sama dari masyarakat. Jika ada yang mengetahui keberadaan pabrik produsen senpi rakitan, untuk segera melapor ke polisi terdekat. Akan ada apresiasi khusus dari Polri untuk mereka yang mau melaporkan keberadaan pabrik pembuat senpi.

“Kita menduga, senpi rakitan dipasok dari beberapa daerah di Sumsel yang memang terdapat pabrik pembuat senpinya. Ini akan kita dalami dan akan ditindak jika nantinya kedapatan,” kata Djarod.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster