Dua Bandar Sabu Dibekuk

 1,452 total views,  2 views today

Febriyanto alias Yanto (29)  dan Darus Heriyanto alias Heri  (21)

Febriyanto alias Yanto (29) dan Darus Heriyanto alias Heri (21)

INDERALAYA – Dua bandar sabu, Febriyanto alias Yanto (29)  dan Darus Heriyanto alias Heri  (21), keduanya  warga Kampung V, Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), dibekuk Unit Reskrim Polsek Tanjung Batu, Senin (28/4/2014), kemarin.

Dari tangan keduanya, menyita barang bukti (BB) sabu seberat 9,22 gram senilai Rp 12 juta yang tersimpan di dalam kantong plastik.

Informasi yang dihimpun, penangkapan berawal dari laporan masyarakat jika ada dua pemuda yang merupakan bandar sabu akan mengantarkan barang pesanannya ke pelanggan di Desa Seburo, Tanjung Batu.

Mendapat informasi tersebut, Polres Tanjung Batu dipimpin langsung Kanitres   Ipda Zahirin, bersama anggota langsung menggelar razia di depan Polsek Tanjung Batu yang diduga akan disinyalir akan lintasi kedua pelaku.

Benar saja, saat melakukan razia, petugas melihat dua pemuda di atas motor yang dicurigai gerak-geriknya dan merupakan Target Operasi (TO), melintas. Petugas pun langsung merazia keduanya.

Namun sayang, sebelum berhenti, salah satu pelaku membuang bungkusan yang diduga berisi sabu. Beruntung, salah satu petugas melihat aksi tersebut. Setelah diperiksa, benar saja, bungkusan tersebut berisi sabu yang rencananya akan diantarkan ke pelanggannya.

Selain 9,22 gram sabu, petugas juga menyita dua buah dot, pirek dalam kondisi pecah, satu buah HP, serta sepeda motor pelaku. Keduanya dan barang bukri dibawa ke Mapolsek Tanjung Baru.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Asep Jajat Sudrajat melalui Kapolsek Tanjung Batu Iptu Iwan Gunawan dan Kanit Reskrim Ipda Zahirin saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

“Sebelum melakukan penangkapan, kami dapat informasi bahwa kedua tersangka, dari Tanjung Batu akan meluncur ke Desa Senuro   untuk mengantarkan sabu kepada pemakainya. Kita razia dan cekat di jalan dan tertangkap. Sabu seberat 9,22 gram kami amankan,” tuturnya.

Kedua tersangka di jerat pasal 122 Junto 114 KUHP  dengan ancaman hukuman seumur hidup.  Atas penangkapan kedua tersangka ini, petugas akan terus melakukan penyelidikan. ”Kita akan lakukan pengembangan penyelidikannya,” tuturnya.

Kedua tersangka mengaku ,  perbuatan yang dilakukan baru kali ini “Saya melakukan ini  coba-coba karena tidak ada kerjaan. Aku beli barang ini dari Palembang dengan harga Rp 12 juta, dan akan dijual ke Desa Senuro,’’ ungkap kedua tersangka.

 

Teks     : Junaedi Abdillah

Editor    : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster