PBB Penyumbang Terbesar Kas Daerah

 280 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Palembang tahun ini, menargetkan bisa menarik Rp 388 miliar dari pajak sebagai pendapatan daerah. Angka tersebut meningkat sekitar 20,72 persen, dari target 2013 yakni Rp 322 miliar.

Pendapatan yang diharapkan dikumpulkan dari pajak tersebut, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) lah yang menjadi primadonanya. Tahun lalu, PBB berhasil menyumbang Rp 83 miliar ke kas daerah.

“Tahun ini bahkan ditargetkan mencapai Rp 95 miliar, karena tahun ini untuk bangunan semakin banyak yang diperbaiki, sehingga menambah besaran pajak yang harus dibayarkan pemiliknya ,” kata Kepala Kidang (Kabid) Pendataan dan Penetapan, Dispenda Palembang Sodikin, belum lama ini.

Sodikin menyebut, selain PBB, pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) berada diurutan kedua penyumpang terbesar, dengan sumbangsih Rp 80 miliar pada tahun lalu. Sementara di 2014, dari PBPHTB ditargetkan meningkat Rp 83 miliar.

Kemudian,  penyumbang pendapatan dari pajak ketiga terbesar adalah Pajak Penerangan Jalan (PPJ), yang ditargetkan meningkat hingga menjadi Rp 98 miliar. Tahun lalu realisasi dari PPJ ini mencapai Rp 73 miliar.

“Namun, pajak PPJ ikut didalam tagihan pelanggan PLN. Setiap bulannya PPJ ini, ditarik dari masyarakat penikmat listrik yang besarannya, ditentukan dari lokasi tempat tinggal,” bebernya.

Menurut Sodikin, untuk pelanggan yang berada di pinggir jalan, membayar PPJ lebih besar dibanding yang tinggal di dalam kompleks perumahan. “Tergantung tempat tinggal, karena semakin bagus lokasi tempat tinggal, maka semakin tinggi pula pajaknya,” jelasnya.

Pajak penghasil besar bagi kas daerah lainnya adalah, pajak restoran dan pajak hotel, karena semakin banyaknya restoran dan hotel yang tumbuh serta berkembang di Palembang. Namun, untuk pajak hotel sendiri, justru lebih banyak disumbang oleh berbagai kegiatan, seperti pertemuan dan seminar yang digelar di hotel tersebut.

“Berbeda dengan di daerah wisata, hari Sabtu dan Minggu ramai oleh tamu. Tapi, di Palembang justru hotel lebih ramai pada Senin hingga Jumat. Karena berbagai kegiatan yang digelar disana,” jelasnya.

Sodikin mengaku,  optimis dapat merealisasikan besaran target yang sudah ditetapkan tersebut. “Pemerintah sudah menetapkan tersebut dengan pertimbangan,  kami yakin dapat merealisasikannya,” tukasnya.

 

Teks     : ALAM TRIE PUTRA

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster