Komisioner KPU Rudiyanto Mengundurkan Diri

 290 total views,  2 views today

PALEMBANG – Belumlah semua tahapan pemilihan umum legislatif (pileg) selesai dilaksanakan, tiba-tiba salah satu komisioner  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, Rudiyanto Pangaribuan, mengundurkan diri dari jabatannya tersebut tanpa alasan yang jelas.

Rudi yang kesehariannya membawahi Divisi Logistik, Umum dan Rumah Tangga di KPU Palembang tersebut saat dikonfirmasi, membenarkan pengunduran dirinya tersebut. Bahkan ia sudah melayangkan surat pengunduran diri itu ke KPU Sumatera Selatan (Sumsel) sejak Kamis (23/4/2014) lalu. “Ya, saya sudah mengundurkan diri,” tegas Rudi singkat.

Ketua KPU Sumsel, Aspahani yang dikonfirmasi disela-sela rekapitulasi suara Pileg, 9 April lalu, mengaku belum tahu pengunduran diri Rudiyanto Pangaribuan tersebut sebagai anggota KPU Kota Palembang. “Saya belum tahu, suratnya pengunduran dirinya belum saya terima. Nanti akan kita lihat dahulu, apa alasannya mengundurkan diri,” kata Aspahani.

Kalau nantinya pengunduran diri Rudiyanto itu diterima maka terang Aspahani, posisi yang ditempati Rudi selama ini akan diganti komisioner lainnya melalui proses pergantian antar waktu (PAW), seperti diatur dalam Undang-Undang (UU).

Sesuai aturan jelas Aspahani, maka calon komisioner yang akan menggantikan Rudi tersebut adalah calon komisioner yang menempati rengkin enam saat proses seleksi yang dilakukan tim seleksi (timsel) calon komisioner KPU beberapa waktu lalu.

“Dalam aturannya memang boleh mengundurkan diri, namun akan kita lihat dulu apa alasannya. Yang pasti, karena Surat Keputusan (SKP pengangkatan komisioner KPU kabupaten/kota itu yang mengeluarkannya adalah KPU Sumsel maka, proses pengundurannya juga akan diproses oleh KPU Sumsel,” tegas Aspahani.

Apakah mundurnya Rudi sebagai komisioner KPU Palembang ini, akan mengganggu tahapan Pileg yang belum selesai dan tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) ? Aspahani menjamin, pengunduran diri Rudi itu, tidak akan menganggu kinerja KPU Kota Palembang.

“Keputusan yang diambil KPU Palembang dalam rapat pleno, juga tetap sah. Sebab rapat pleno dapat diikuti oleh empat komisioner. Namun kita sayangkan, kenapa dia mengundurkan diri,” ucapnya.

Sebagai informasi, Rudi sendiri tercatat baru beberapa bulan menjalankan tugasnya sebagai komisioner KPU Palembang periode 2014-2019. Sebelumnya Rudi juga adalah komisioner KPU Palembang periode 2009-2014. Hanya ia dan Ketua KPU Palembang saat ini, Abdul Karim Nasution, yang masih terpilih sebagai komisioner dari periode yang lama.

 

Teks     : DICKY WAHYUDI

Editor    : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster