Disdik Sumsel Siapkan Tujuh Alat Scanning

 277 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel menyiapkan tujuh alat scanning lembar jawaban ujian nasional (LJUN) untuk melakukan pemindaian data LJUN seluruh siswa sekolah menengah pertama (SMP) di Sumsel yang akan mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2014 tingkat SMP pada 5-8 Mei mendatang.

“Berbagai persiapan terus kita lakukan. Saat ini, soal pun sudah berada di gudang penyimpanan. Lalu, alat scanning LJUN pun mulai kita siapkan sebanyak tujuh,” kata Ketua UN Sumsel, Drs H Bonny Syafrian MM, Minggu (27/4/2014).

Menurut Bonny, tahun ini terjadi perbaikan kualitas kertas LJUN menjadi 100 gram. Hal ini mengingat pada pelaksanaan UN 2013 lalu, berbagai kritik mengenai kualitas LJUN yang rentan robek. Pasalnya, tipis dan beratnya hanya 80 gram.

“Peningkatan kualitas terus dilakukan, salah satunya melalui perubahan berat kertas. Jadi, kertasnya tahun ini lebih tebal dibandingkan tahun lalu sehingga dijamin lebih baik. Semoga kejadian LJUN robek dan hal lainnya tak lagi terjadi tahun ini,” jelasnya.

Peserta UN SMP/MTs sederajat sebanyak 120.484 orang. Sedangkan peserta yang mengikuti ujian paket B (setara SMP), sebanyak 4.362 siswa. Lanjut dia, Disdik Sumsel juga mendapat jatah melakukan scanning pada LJUN jenjang SMP sederajat tahun ini.

“Pemindaian data LJUN akan dilakukan di salah satu ruangan di kantor Disdik Sumsel,” katanya.

Sementara itu, proses scanning LJUN untuk tingkat SMA saat ini sudah mencapai 90 persen LJUN yang sudah dilakukan proses pemindaian data dan selanjutnya akan dilakukan pengiriman data ke Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 1 Mei 2014.

“Pada 28 April, kemungkinan proses scanning selesai dilakukan. Kami masih menunggu LJUN siswa yang mengikuti UN susulan untuk di scanning,” kata ketua pengawas satuan pendidik, Prof Dr Zulkifli Dahlan MSi DEA. Sesuai dengan jadwal, pengiriman data LJUN yang sudah di-scanning harus dikumpulkan pada 1 April dan sudah dijadikan dalam bentu compact disc (CD).

Dikatakan Zulkifli, proses scanning LJUN SMA berjalan lancar dan tidak menemukan LJUN yang rusak. “Ada sebanyak 89 LJUN yang difotokopi dan kami melakukan scanning khusus menggunakan alat scanning image untuk LJUN fotokopi,” tutupnya.

 

Teks     : AMINUDDIN

Editor    : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster