Bersama Ust HM Arifin Ilham Ribuan Warga Menangis

 177 total views,  2 views today

Ust HM Arifin Ilham saat memberikan tausiah dihadapan ribuan warga Ogan ILir

Ust HM Arifin Ilham saat memberikan tausiah dihadapan ribuan warga Ogan ILir

INDRALAYARibuan warga Kabupaten Ogan Ilir (OI) yang mengikuti dzikir akbar bersama kiai kondang Ustadz HM Arifin Ilham, Minggu (27/4/2014) terhipnotis dengan menangis terisak-isak. Hal Itu terjadi saat Arifin Ilham memimpin pengucapan istighfar atau permohonan ampun kepada Allah. Dzikir akbar yang berlangsung di halaman Mesjid Walimah Simpang Empat Kelurahan Tanjung Batu Timur, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.

Acara dzikir akbar itu dalam rangka mengingat almarhum Haul KH Marwah Mahdor dan Bahusin Ishak atau keluarga besar Direktur Puskaptis Ir Husin Yazid MSi.

Hadir dalam acara tersebut  Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan Pemprov Sumsel Muslim SE Msi, Asisten I Pemkab OI Herman SH MSi, para tokoh masyarakat serta semua kelompok pengajian se Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kesempatan itu, HM Arifin Ilham mengajak masyarakat selaku umaroh untuk senantiasa meminta ampun kepada sang enciptanya.

“Karena selaku manusia biasa, sudah tentu kita banyak berbuat kekhilapan dan dosa, baik melalui perbuatan, tingkah laku serta ucapan. Tanpa ada pengampunan dari Allah maka kita termasuk orang-orang celaka,” kata Arifin.

Arifin pun kemudian memimpin pengucapan istighfar bersama ribuan warga sambil menadahkan tangan agar  diampuni segala dosa. Rupanya tanpa disadari masyarakatpun menangis terisak-isak begitu mengumandangkan permohonan ampun dengan khusuk itu.

“Mudah-mudahan dosa kedua orang tua dan orang-orang yang kita cintai senantiasa diampuni Allah dalam kuburnya,” harap Kiai Kondang dari Jakarta itu.

Dalam tausiahnya, Arifin juga mengajak masyarakat agar selalu mengingat mati dan hidup sesudah mati. Sebab dengan mengingat mati, manusia senantiasa menyadari betapa singkatnya hidup di dunia ini. Bila banyak berbuat dosa, maka akan menyesal seumur hidup ketika berada diakhirat nanti yang waktunya tidak terbatas.

Sementara itu, Direktur Puskaptis Husin Yazid mengatakan, pelaksanaan dzikir akbar itu untuk mengingat kembali bila Kabupaten Ogan Ilir merupakan kota santri, sekaligus mengikat tali silaturrahmi antar sesame.

“Sebab di Kabupaten OI terdiri dari berbagai suku, sehingga kegiatan ini sangat tepat untuk menjalin silaturrahmi,” ujar Husin.

 

Teks     : JUNAEDI ABDILLAH

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster