Tiduri Istri Teman, Oknum TNI Terancam Dipecat

 716 total views,  2 views today

Dolly Kialam, anggota Ba Denpom II/I Bengkulu Pomdam II/Sriwijaya

Dolly Kialam, anggota Ba Denpom II/I Bengkulu Pomdam II/Sriwijaya

PALEMBANG – Terbukti lantaran meniduri istri temannya, Sersan Satu (Sertu), Dolly Kialam, anggota Ba Denpom II/I Bengkulu Pomdam II/Sriwijaya, dijerat tiga pasal sekaligus oleh Mayor Sus Riswandono selaku Oditurat Militer (Odmil) di Pengadilan Militer Palembang, Jum’at (24/4/2014).

Pria yang diduga mencabuli wanita berinisial F ini dijerat pasal 285 KUHP, pasal 286 KUHP, dan pasal 335 KUHP. “Berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), di Pomdam II/Sriwijaya, terdakwa terbukti melanggar 285 KUHP, pasal 286 KUHP, dan pasal 335 KUHP. Ancaman hukumannya bisa berupa pemecatan dan penjara enam tahun,” kata Risandono usai sidang.

Usai pembacaan dakwaan, majelis hakim yang diketuai Mayor Sus (K) Nursiana menunda sidang. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda saksi, yang salah satunya merupakan F selaku saksi korban.

Sidang terhadap Dolly tidak disaksikan oleh pihak keluarga korban. Tampak, kursi penonton di ruang sidang tidak ditempati satu orang pun. Dolly juga menjalani sidang tanpa didampingi penasehat hukum.

Namun, di luar ruang sidang, keluarga F serta suaminya yang berinisial C ramai menunggu di kursi yang ada di Pengadilan Militer Palembang. Mereka mendengarkan jalannya sidang dari luar ruangan sidang.

Dijumpai di luar ruangan sidang, C meminta majelis hakim menghukum Dolly dengan hukuman yang seberat-beratnya dan dipecat dari satuan. Atas kejadian dimana isterinya sudah dicabuli Dolly ini, C sangat sakit hati.

Terlebih, ia merasa sudah banyak membantu keluarga Dolly untuk menjadi orang berada. “Ibunya bisa masuk PNS di Lahat tanpa biaya sepeser pun itu karena usaha saya. Dolly ini juga bisa menjadi anggota TNI AD juga berkat usaha saya. Namun, ia membalasnya dengan cara seperti ini,” kata C, yang berbicara lantang.

Sementara F tidak mau berkata sepatah kata pun. Ia hanya berbicara saat C bertanya kepada dirinya. Sesekali, wanita berkulit putih itu menutupi wajahnya dengan kerudung yang ia kenakan.

Fakta persidangan, Sertu Dolly mengajak F ke suatu hotel yang ada di Bengkulu 5 Juli 2012 silam. F sendiri ke Bengkulu dalam rangka mengajak anak-anaknya liburan. Karena sudah kenal dengan Dolly, F meminta Dolly menjemput setiba di Bengkulu.

Namun, Dolly diduga sudah memberikan semacam obat bius kepada F yang membuat F dalam keadaan setengah sadar. F selanjutnya dibawa ke hotel dan ditiduri oleh Dolly. Atas persitiwa itu, suami F melaporkan perbuatan F ke Denpom Kodam II Sriwijaya.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster