Anak Butuh Pelukan Hangat

 299 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Mengidentifikasi telah terjadi pelecehan seksual pada anak-anak lebih mudah ketimbang bila korbannya orang dewasa. Karena menurut psikolog anak Melly Puspita Sari, pada orang dewasa biasanya masih ada keinginan untuk menutup-nutupi, sementara anak-anak cenderung apa adanya.

“Tetapi walaupun tandanya lebih mudah dikenali, orangtua harus peka melihat perubahan perilaku dan fisik anak yang mengalami kekerasan seksual,” kata Melly Puspita Sari.

Penulis buku “The Miracle of Hug” menambahkan, umumnya anak-anak yang menjadi korban pelecehan seksual akan mengalami perubahan prilaku yang drastis. Bila sebelumnya si anak sangat ceria dan senang bermain, dia mendadak bisa jadi anak yang pendiam, malas ke sekolah, dan punya ketakutan yang berlebihan.

“Perubahan psikis lainnya seperti sering mengigau, sering mengompol, dan takut gelap. Kalau biasanya berani tidur sendiri, tiba-tiba jadi selalu minta ditemani,” urainya.

Selain itu, tambah Melly, kondisi fisik anak juga bisa menjadi tanda telah terjadi kekerasan seksual. Misalnya, ketika si anak mengeluh sakit saat buang air, atau keluar darah dari organ intimnya.

“Bila terlihat ada memar di sekitar organ intimnya, itu juga bisa menjadi pertanda. Jangan tunda lagi, segera periksa kondisi anak ke dokter,” sarannya.

Bila si anak takut bercerita perihal kekerasan seksual yang telah dialaminya, saran

Melly para orangtua sebaiknya bersabar dan jangan tersulut emosinya. Cobalah tanyakan dengan sikap yang tenang dan tidak menyudutkan.

“Bila anak tidak mau bercerita, berikan pelukan hangat pada dia. Karena pelukan bisa memberikan kedekatan dan kekuatan getaran batin antara orangtua dan anak,” urainya.

Dengan dipeluk, kata Melly, si anak akan merasa dilindungi dan disayangi, sehingga bisa lebih nyaman untuk bercerita. “Sampaikan juga bahwa Anda akan selalu ada untuknya. Kalau memang ada yang mengancam dia, katakan kalau Anda yang akan melindunginya,” tambah Melly.

 

Teks      : AHMAD MAULANA

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster