76 Persen Pendapatan dari Pertambangan Minyak dan Gas

 498 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALI – Pendapatan dari sektor pertambangan, khususnya Minyak dan Gas Bumi (Migas), ternyata masih menjadi andalan untuk membiayai pembangunan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Jumlahnya tidak tanggung-tanggung, 76 persen. Jauh mengalahkan pendapatan dari sektor pertanian yang hanya mencapai 12 persen.

Hal tersebut diungkapkan penjabat Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM saat menyampaikan sambutan setahun hari jadi Kabupaten PALI, kemarin.

“Ya, ada 76 persen  pendapatan Kabupaten PALI berasal dari sektor Migas,” kata Heri Amalindo.

Lanjutnya, sektor Migas inilah yang menjadi andalan dalam membiayai program pembangunan di kabupaten ini. Sehingga semakin besar produksi minyak dan gas bumi akan berdampak besar bagi besaran anggaran.

“Untuk anggaran tahun 2014 ini saja, sedikitnya Rp60 Milyar didapatkan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas,” tuturnya.

Heri Amalindo optimis, angka Rp 60 Milyar ini akan meningkat pada tahun 2015 mendatang. Mengingat saat ini status kabupaten PALI belum dicatat sebagai daerah penghasil migas dan dana hasil migasnya masih digabung dengan Muara Enim.

“Tahun 2015 mendatang, Insya Allah dipastikan Kabupaten PALI sudah dicatat sebagai daerah penghasil. Artinya pendapatan sektor migas akan meningkat,” jelasnya.

Karena itulah, Heri Amalindo optimis di tahun 2015 mendatang APBD kabupaten PALI bisa mendekati Rp 800 milyar.  “Tahun 2014 kita dan beberapa kabupaten pemekaran lainnya sudah ditetapkan sebagai daerah enghasil migas. Otomatis pendapatan kita meningkat,” terang Heri.

 

Teks     : Indra Setia Haris

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster