Menjemput Ilmu di Sebereng Ulu

 283 total views,  2 views today

Ustazah Ema Wahab sedang menyajikan pencerahan Islami kepada Ibu-ibu Majelis Ta'lim.

Ustazah Ema Wahab sedang menyajikan pencerahan Islami kepada Ibu-ibu Majelis Ta’lim.

Adzan Ashar mulai berlalu. Pertanda Ibadah shalat berjemaah pun siap dijalankan. Dan, dilanjutkan dengan pengajian rutin yang disajikan Ustazah Ema Wahab. Laiknya mendayung ilmu syiar di Mushala Al-Hidayah di Kelurahan 11 Ulu.

PALEMBANG – Jemaah Ashar pada Kamis, 24 April 2014 itu baru saja menyelesaikan shalat berjemaah. Beberapa jemaah perempuan ada yang berbincang-bincang dengan suara mengecil. Sedang jemaah di sebelahnya ada yang masih berdoa.

Ketika Kabar Sumatera tiba di Mushala Al-Hidayah di Kelurahan 11 Ulu ini, terlihat jemaah Ibu-ibu duduk dan memusatkan perhatian kepada seorang ustazah yang persisi berada di depan mimbar.

Adalah Ustazah Ema Wahab yang saat itu mengenakan jilbab putih berhiaskan bros perak di dadanya. Seragam gamis bercorak hijau pun seakan matching dengan suasana kala itu.

Ternyata si Ustazah Ema Wahab pun terbilang sudah satu tahun ini menjadi penceramah rutin di Majelis Ta’lim di Mushala Al-Hidayah Rt 01, Rw 01, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang.

“Awalnya sih mengisi pengajian semacam ini. Lalu, saya menanamkan akidah dan syari’ah kepada ibu-ibu Majelis Ta’lim. Nah, usai tujuh bulan berjalan, saya pun menambahkan tafsir Alquran sebagai media pembelajaran,” cetus Ema Wahab.

Wanita 37 tahun itu tiada kenal lelah untuk mendayung ilmu di mushala ini. Boleh dikata sepadat apapun waktunya, tetap menyempatkan waktu guna berbagi ilmu dengan anggota majelis.

Aktivitas pengajian yang dirintis Ema adalah periode ketiga yang ketuanya Reta (41) yang kini bermukim di RT 01/RW 01, Kelurahan 11 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang. Sebelumnya Majelis Ta’lim ini ketuanya Ning dan dilanjutkan Hj Aminah.

“Dulu, rata-rata para ibu-ibu pengajian di sini banyak yang belum bisa mengaji. Dan, mereka juga belum paham tentang Islam, makanya di bentuklah Majelis Ta’lim ini bersama saya. Memang sempat mati suri selama beberapa bulan,” Ema menjawab soal pendirian majelis ta’lim.

Ustadzah Ema yang kini tinggal di Jalan Lintas Barat Komp. Griya Prestasi I Sukabangun II, Palembang ini berkata, walaupun ia tinggalnya jauh dari Mushala Al-Hidayah, namun ia tetap tepat waktu saat mengisi pengajian.

“Di muka bumi ini sangat jarang ditemui seorang  Khalifah umat yang sesungguhnya,” cetusnya.

Alhasil, kenyataannya di kehidupan manusia saat ini sama seperti zaman jahiliyah pada masa Rasulullah SAW bahkan melebihi. Dulu, wanita yang lahir ke dunia satu per satu dibunuh dan dikubur hidup-hidup oleh masyarakat pada masa itu.

“Namun, sekarang ini banyak wanita dan laki-laki dibunuh perlahan-lahan oleh sistem negara Barat yaitu kaum kafir,” ucap Ema serius.

Ada banyak hal ilmu yang disuguhkan Ustazah Ema untuk para Ibu-ibu Majelis Ta’lim di Kelurahan 11 Ulu. Masalah penerapan riba, misalnya. Sehingga ia meyakini tak semua pemimpin bisa disebut sebagai khalifah.

Lalu, ada tema lainnya yang tak kalah penting yaitu zina yang sejak zaman Rasulullah masih menjadi sorotan penting berkaitan dengan moral dan akidah manusia keturunan Adam. Semua tahu, semua sadar bahwa perzinaan sudah sangat lumrah dilakukan oleh orang-orang pada zaman sekarang. Mereka yang berzina tidak malu-malu lagi bahkan terang-terangan melakukan hal yang sangat dibenci Allah itu di depan umum.

“Sekali lagi saya tekankan, bahwa di zaman sekarang ini sangat ‘penting’ penanaman akidah kepada semua orang apalagi sesama muslim. Jahiliyah di masa Rasulullah terulang kembali di masa sekarang tanpa disadari oleh kebanyakan manusia,” Ema memaparkan.

Pada akhirnya Ustazah Ema Wahab berkeinginan besar menanamkan akidah yang kuat bagi Majelis Ta’lim Mushalah Al-Hidayah beranggotakan Ibu-ibu yang usianya berkisar 33 hingga 70 tahun ini.

“Aku ikut pengajian Ustazah Ema ini merasakan betul nikmatnya hidup yang berkah. Alhamdulillah pula aku sekarang bisa ngaji Alquran,” kata Nana (33), seorang peserta Majelis Ta’lim Mushala Al-Hidayah.

 

TEKS   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster