Langgar Integritas, Penyelenggara Pemilu Diberhentikan

 182 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PAGARALAM – Pasca Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pagaralam segera melakukan evaluasi terhadap penyelenggara pemilu mulai dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pumungutan Suara (PPS) hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Demikian dikemukakan komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Hukum,Yenli Elmanoferi SE, kemarin (24/4/2014).

Menurutnya, evaluasi ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran KPU RI Nomor 331/KPU/IV/2014, tertanggal 21 April lalu.

“Proses evaluasi dilakukan salah satunya ialah kinerja Penyelenggara Pemilu” katanya.

Ia mengatakan, evaluasi kinerja  penyelenggara pemilu itu dilakukan dalam rangka menyikapi berbagai laporan dari lapisan masyarakat dan didukung adanya rekomendasi pihak Panwaslu.

“Dari sebanyak 450 KPPS, 35 PPS, dan 5 PPK se-Kota Pagaralam akan dilakukan evaluasi oleh pihak KPU. Sementara kinerja KPU sendiri akan di evaluasi oleh KPU Provinsi,” jelasnya seraya berujar evaluasi ini dilakukan dalam rangka pengoptimalisasian kinerja  PPK, PPS dan KPPS saat melaksanakan tahapan pemungutan maupun penghitungan suara berikut menepis terjadinya pelanggaran yang berprinsif pada integritas dan independensi penyelenggara pemilu.

Disinggung adanya komposisi penyelenggara ikut terlibat langsung dalam menghalalkan segala cara, yenli tak menepis.

“Bila ditemukan anggota PPK, PPS dan KPPS yang sedemikian rupa, maka pihal KPU Kota Pagaralam akan memberhentikan yang bersangkutan untuk sementara waktu,” tegas Yenli seraya berkata semoga proses evaluasi ulang para penyelenggara pemilu dapat berjalan dengan baik dan lancar.

 

Teks     : ANTONI STEFEN

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster