Kepala BLH Banyuasin Kembali Diperiksa

 321 total views,  2 views today

Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan, Kabupaten Banyuasin Madian

Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan, Kabupaten Banyuasin Madian

PALEMBANG – Mantan Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan, Kabupaten Banyuasin Madian, yang juga tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), proyek cetak sawah Banyuasin, kembali diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Kepolisian Daerah (Polda), Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (24/4).

Usai menjalani pemeriksaan, Madian membisu dari pertanyaan sejumlah wartawan. Pria yang kini menjabat Kepala Badan Lingkungan Hidup Banyuasin itu juga melangkah begitu cepat menuju mobilnya dan menarik ujung topinya untuk membuat wajahnya tertutup. Selain itu, salah satu tangannya juga terus diletakkan di bagian wajah.

Dijelaskan Kanit II Subdit III Ditreskrimsus Polda Sumsel, Komisaris Polisi (Kompol) Rustam Effendi, Madian dicecar  18 pertanyaan terkait proyek cetak sawah di Banyuasin. Menurutnya, pemanggilan tersebut merupakan pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan yang dilakukan petugas pada Senin (21/4).

“Namun, karena saat itu listrik padam, pemeriksaan kita tunda dan dilanjutkan hari ini (Kamis). Dengan demikian, pemeriksaan tahap awal ini sudah rampung,” kata Rustam.

Sejauh ini, lanjut Rustam, Madian masih koperatif menjawab pertanyaan dari penyidik. Hanya saja, Madian sempat membantah saat ditanya penyunatan dana proyek cetak sawah yang diadakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Banyuasin.

Seperti diketahui, Madian menjadi tersangka setelah mendengarkan keterangan dari dua terdakwa yang sudah menjalani sidang di PN Palembang. Menurut keduanya, yakni Hermansyah (mantan Kasi Sarana dan Prasarana DPP Banyuasin) dan Muslimin (kepala Unit Pelaksana Teknis DPP), dana pencairan dari proyek ini terus dipotong oleh kedua terdakwa.

Perintah untuk memotong dana itu, masih menurut kedua terdakwa, datang dari Madian secara lisan. Akibatnya, negara megalami kerugian senilai Rp 3,3 miliar dari total anggaran senilai Rp 18 miliar.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster