“Raja dan Ratu” Lahat Diperiksa TIM Kejagung RI

 294 total views,  2 views today

Wari saat keluar dari ruangan Kejari

Wari saat keluar dari ruangan Kejari

LAHAT – Selasa, 22 April 2014 Kantor Kejaksaan Negeri Lahat mendadak ramai, 6 orang dari tim Kejaksaan Agung RI melakukan klarifikasi penggunaan dana hibah yang dialirkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lahat, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lahat Lahat, PKK Lahat, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), KJomisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten  Lahat, dan Karang Taruna Lahat Tahun anggaran 2011-2012, pemeriksaan ini dilakukan dari pukul 08.00 wib hingga sore hari bersama penerima dana hibah diruangan Kajari Lahat.

“Pemeriksaan ini biasa dilakukan guna mengklarifikasi laporan dari masyarakat,  jangan terlalu diasumsikan terlalu jauh, kita tetap memakai azaz praduga tak bersalah,” kata Heri, salah satu tim Kejagung RI.

Bupati Lahat, Saifudin Aswari mengatakan bahwa benar dirinya diminta klarifikasi oleh kejagung RI, namun ia tidak meyebutkan jumlah dana yang digelontorkan ke masing-masing pengguna anggaran.

“Kami Kooferatif dengan pertemuan ini, Saya ditanya aturan dasar, penyesuaian dan kegiatan penggunaan dana hibah tersebut. Selanjutnya keterangan kami serahkan pada instansi yang menerima dana hibah tersebut, diantaranya KPUD Lahat, Koni dan Panwaslu Kabupaten Lahat,” kata Aswari, saat keluar dari kantor kejaksaan.

Bukan hanya raja kabupaten Lahat ini saja yang diperiksa oleh tim dari kejagung RI, ketua tim penggerak PKK pun ikut diperiksa oleh tim kejagung, tak kurang dari dari 8 jam, istri sang bupati diklarifikasi oleh tim Kejaksaan Agung RI terkait penggunaan dana hibah PKK tahun anggaran 2011-2012.  Hj.RR Kurnia Sismartianti Aswari sempat tak sadarkan diri ketika dimintai klarifikasi.  Masing-masing pengguna anggaran yang diklarifikasi tergesa-gesa meninggalkan kantor Kejaksaan Negeri Lahat.

Kejari Lahat, Helmy SH MH, melalui Kasi Pidum Arief Safrianto SH mengaku, pihaknya memfasilitasi aktifitas ini.

“Klarifikasi murni kewenangan Kejagung RI,” terangnya.

Satuan Khusus Tindakan Pidana Korupsi Kejagung RI  akan mengklarifikasi ‘Lahat’ sampai dengan hari jumat, 25 april 2014 mendatang. Setelah klarifikasi yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung RI, selasa, 22 April 2014.

Tampak hadir di kantor Kejaksaan Negeri Lahat, Dely ketua Panwaslu Lahat, Syafei sekretaris KPUD Lahat, Sanderson ketua Karang Taruna Kabupaten Lahat, sedangkan ketua KNPI tidak tampak hadir.

Sekretaris KPUD lahat, sempat keluar masuk kantor kejaksaan negeri lahat dengan membawa dua kotak berkas.

“Rekan-rekan awak media jangan terlalu khawatir tidak dapat informasi. Kami ( Tim Kejagung RI, Red) akan berada di Kabupaten Lahat sampai Jumat untuk mengumpulkan data Verifikasi pengaduan masyarakat yang ada pada kami. Mungkin nanti ada kejutan-kejutan baru,” ujar Heri, tim Kejagung RI.

 

Teks     : JUMRA ZEFRI

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster