Kerangka Layang-Layang Mengganggu Pasokan Listrik

 2,096 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PAGARALAM – Permainan layang-layang atau arku yang biasa dimainkan oleh anak-anak hingga remaja,  begitu berpotensi mengganggu jaringan listrik bila kerangka layang-layang itu sempat menyangkut di tiang atau kabel listrik.

“Kerangka layangan yang menyangkut disejumlah kabel dan tiang milik PLN begitu berpotensi menurunkan keandalan pasokan listrik,” kata Manajer PLN Rayon Pagaralam, Edi Budiyanto melalui Supervisor M. Ikhsan, kemarin (23/4/2014).

Menurut Ikhsan, kerangka layang-layang bila menyentuh dapat mengganggu jaringan listrik tegangan menengah, seperti terlihat di Simpang tebat Baru Ilir, Simpang Manna,  Mekar Alam dan lainnya.

“Kerangka layangan atau benang gelasan, apabila mengenai jaringan listrik dapat menyebabkan korsleting atau pemutusan arus yang dapat membahayakan,” ujarnya.

Selain membahayakan para pemain layang- layang, termasuk pula orang lain yang melintas atau berdekatan dengan tempat itu.

“Ya, resikonya bisa mengakibatkan jatuhnya korban jiwa bila tidak berhati-hati,” jelasnya.

Lanjutnya, dampak lain yang juga dapat terjadi adalah pemadaman dengan areal yang sangat luas. Hal ini tentu saja dapat mengakibatkan kerugian bagi para pelanggan listrik.

“Selain anak-anak, ada pula orang dewasa turut bermain layang-layang. Bahkan dengan bahan yang lebih berbahaya lagi, seperti alumimium foil yang menjadi penghantar listrik begitu efektif apalagi lembab atau basah dapat mengakibatkan hubungan arus pendek,” tambahnya.

Kendati demikian kata Iksan, ada dampak lain bisa pula terjadi seperti kebakaran dan pemadaman yang lebih luas dan lama.

“Dihimbau kepada masyarakat di wilayah kerja PLN Rayon Pagaralam agar tidak bermain layang-layang di sekitar tiang atau gardu listrik. Mengingat hal itu dapat merugikan kita semua,” jelasnya.

Upaya mengantisipasi hal tersebut, PLN kerap melakukan patroli ke seluruh wilayah kerja yang ada dan sekaligus memantau pelanggaran yang dilakukan pelanggan baik pencurian aliran listrik ke rumah-rumah penduduk maupun penyaluran arus listrik yang dianggap menggangu lalu lintas.

“Kepada masyarakat luas untuk senantiasa berhati-hati dan turut prihatin adanya setiap pelanggaran atau hal-hal yang potensi mengakibatkan gangguan pasokan listrik termasuk bermain layang-layang,” kata Iksan seraya berujar selain mengawasi jaringan listrik dari kerangka layang-layang, termasuk pula melakukan penebangan sejumlah ranting pohon yang menyentuh jaringan yang ada.

 

Teks     : ANTONI STEFEN

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster