Peringati Hari Bumi Puluhan Mahasiswa Nyaris Dibubarkan Polisi

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Puluhan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) dari berbagai perguruan tinggi swasta (PTS) di Palembang, Selasa (22/4/2014), melakukan aksi damai dalam memperingati Hari Bumi Sedunia di Bundaran Air Mancur (BAM).

Namun sayangnya, aksi tersebut tidak memiliki izin dari pihak kepolisian, bahkan aksi tersebut hampir dibubarkan oleh pihak kepolisian. Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Ilir Barat (IB) I, AKP Yulia sempat bersitegang dengan puluhan mahasiswa tersebut.

Ia menyebut, aksi tersebut ilegal karena tidak memiliki izin. “Ya, memang aksi damai. Tetapi jika terjadi kerusuhan, siapa yang akan bertanggungjawab. Seharusnya mengurus izin dahulu,” kata Yulia.

Yulia mengaku, sebenarnya, mereka sudah mengantongi izin, tetapi hanya izin dari pihak Dinas Sosial (Dinsos) saja. Menurutnya, setiap aksi massa harus memiliki izin, seperti kepolisian.

Setelah sempat terjadi adu mulut, akhirnya kepolisian tetap mengizinkan puluhan mahasiswa itu melanjutkan aksi mereka. “Kami tetap mengizinkan mereka melakukan aksi, tetapi hanya sampai pukul 14.00 WIB dan memperhatikan arus lalu lintas, agar tidak membuat kemacetan,” ucapnya.

Sementara itu, Juanda Arjaya, koordinator aksi mengaku  memang tidak memiliki izin dari kepolisian untuk melakukan aksi tersebut. “Namun, harusnya tidak perlu ada izin. Sebab ini aksi damai dan tidak menyebabkan kemacetan,”terangnya.

Ia menyebut, aksi mereka adalah bagian dari peringatan Hari Bumi. Tujuannya, untuk mengajak masyarakat untuk peduli dengan bumi dan lingkungan hidup. “Sekarang ini semakin banyak penebangan liar, serta pembakaran pembalakan hutan. Ini jika terus dibiarkan, bisa menjadi malapetaka bagi kita semua. Karenanya, kita menyuarakan untuk menjaga bumi,” ungkapnya.

Juanda menelaskan, dalam aksi tersebut, selain berorasi di BAM,  mereka juga membagikan 200 kuntum bunga, untuk semua pengendara yang melintas. “Mudah-mudahan, dengan adanya aksi ini, setidaknya dapat memberikan pandangan kepada pemerintah maupun masyarakat untuk lebih menjaga isi dunia ini,” tukasnya.

 

Teks     : ALAM TRIE PUTRA

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com