Cekcok Mulut, Suami Bacok Istri Hingga Tewas

 258 total views,  2 views today

Korban Serlita Wijaya (21)

Korban Serlita Wijaya (21)

PALEMBANG – Diduga mempunyai masalah rumah tangga, usai cekcok mulut, Serlita Wijaya (21), Ibu Rumah Tangga (IRT), tewas menggenaskan setelah dibacok Wijaya (23), yang tidak lain suaminya sendiri.

Keributan yang berujung maut ini, pertama kalinya diketahui oleh Pitriani Ramadani (19), adik kandung kandung korban, Selasa (22/4/2014) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pitriani hendak mampir ke kontrakkan korban yang berada di Jalan Letnan Mukmin, Lorong Lebak, RT 15, RW 5, Kelurahan Sei Pangeran, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang.

Saat ditemukan, korban sudah terkapar tak bernyawa dan bersimbah darah di lantai kamar mandi.

“Saya datang hanya untuk menemui kakak saya, tapi setelah lama mengetuk pintu tidak ada jawaban, akhirnya saya curiga dan menyuruh tetangga kakak untuk mendobrak pintu. Benar saja setelah saya masuk, saya lihat kakak di kamar mandi sudah tidak bernyawa,” jelas warga asal Jawa Barat (Jabar) ini.

Adik korban yang tinggal di Jalan Bungaran 4, Lorong Swadaya 2, RT 03, RW 2, Kelurahan 8 Ulu ini juga menjelaskan, kakak perempuannya nomor satu dari empat bersadara itu memang sering cek cok dengan suaminya.

“Mereka sudah lama tinggal di Palembang, tapi kurang lebih baru dua bulan ngekost di sini. Mereka juga sebenarnya sudah ada satu orang anak tapi ikut neneknya di Jabar,” ungkapnya seraya meneteskan air mata.

Ia juga menambahkan, setahu dirinya selama terjadi percekcokan, kakaknya selalu membawa pisau untuk mengancam suaminya.

“Kakak ipar saya memang sering marah-marah dan merusak barang-barang yang ada di rumah. Jadi untuk menakutinya, kakak saya selalu mengancamnya menggunakan pisau agar dia takut,” tuturnya.

Andi (24), tetangga korban yang sama-sama kost di tempat tersebut menuturkan, dirinya mengetahui hal itu setelah adik korban memanggil dirinya meminta untuk mendobrak pintu kostan korban.

“Tadi sekitar pukul 11.00 WIB, saat saya sedang istirahat karena baru pulang kerja. Saya sempat mendengar ribut-ribut. Namun, selang beberapa lama suara itu hilang jadi saya tidak menduga kalau saat itu korban telah dibunuh,” jelasnya.

Polsekta IT I, mendapat laporan adanya kejadian tersebut, langsung meluncur ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan dari beberapa saksi mata. Kemudian langsung mengevakuasi jasad korban dan membawanya ke kamar jenazah RSMH Palembang untuk dilakukan visum.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban meninggal setelah mengalami banyak luka tusukan yang masing-masing di pelipis kiri, kening, pipi kiri, tangan dekat pergelangan dua tusukkan, perut dua tusukkan dan kaki bawah lutut serta daun kuping sobek,” jelas Kanit Reskrim Polsekta Ilir Timur I Palembang, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Hamsal.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster