Rumah Murah Kembali Dilanjutkan

 238 total views,  2 views today

Rumah Murah

Rumah Murah

PALEMBANG – Setelah lama dinanti-nanti, akhirnya program pembangunan rumah murah tipe 21 di kawasan Keramasan, Kertapati, Palembang, akan dilanjutkan kembali pembangunannya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Rencananya, sisa sekitar 900 unit rumah akan segera dibangun setelah proses inventarisasi dijalankan.  Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumsel, Akhmad Najib mengatakan, proses tersebut akan dijalankan pihaknya, mulai Agustus mendatang. “Itu kita lakukan, karena memang semua pemiliki ada yang sudah meninggal dan lainnya, jadi cek ulang,”  kata Najib yang dibincangi usai rapat di Pemprov Sumsel, Senin (21/4).

Setelah proses tersebut diselesaikan, lanjut dia, barulah proses akad kredit bisa kembali dilakukan, agar masyarakat yang mendapatkan rumah murah tersebut tepat sasaran dan tak merugikan banyak pihak.

“Kondisinya saat ini, ada sebanyak 48 rumah yang sudah dibangun. Namun hanya 25 unit yang kondisinya bagus, sisa 900 unit rumah lagi akan dilanjutkan lagi setelah akad kredit dilakukan oleh pembeli,” terang Najib.

Sedangkan untuk rumah murah tipe 36 di Jakabaring, Najib menambahkan, sudah ada 417 rumah yang dibangun. Sedangkan sisa 373 unit, akan segera dilanjutkan lagi. “Sisanya itu sudah akad kredit dan sertifkat belum dibangun karena belum ditimbun dan akan dilanjutkan lagi,” cetusnya.

Sementara Kepala Biro Kesra Setda Sumsel, Richard Cahyadi mengatakan, pembangunan rumah murah tipe 21 akan tetap dilakukan  oleh developer lama. “Memang belum dilakukan akad kredit, karena Bank Sumsel Babel sedang melakukan klarifikasi agar penerima benar-benar memenuhi persyaratan,”  tukasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mencanangkan pembangunan 1000 unit rumah murah di dua tempat  berbeda yakni 1000 unit untuk tipe 36 di kawasan Jakabaring dan tipe 21 di kawasan Keramasan, Kertapati.

Namun pembangunannya terhenti, bahkan kondisi rumah murah khususnya untuk tipe 21 yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berprofesi non formal, sempat terlantar. Sejumlah rumah yang sudah dibangun diatas rawa-rawa kondisinya banyak yang hancur, miring dan terbengkalai.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR          : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster