70 Persen Dewan Sumsel Tersingkir

 459 total views,  2 views today

Ilst. DPR

Ilst. DPR

PALEMBANG – Dari 75 anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2009-2014, diprediksi banyak yang tersingkir. Informasi yang dihimpun Kabar Sumatera, 60-70 persen wajah baru akan mendominasi anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019.

Dari Partai Gerindra misalnya, dari 10 kursi yang diprediksi didapatkan oleh partai berlambang kepala burung garuda ini, hanya tiga anggota dewan Sumsel periode 2009-2014, yang bertahan yakni Budiarto Marshul, Novran Marjani, dan Efrans Effendi. Sementara wajah baru, yang sudah dipastikan mendapatkan kursi di dewan Sumsel yakni Sujarwoto.

“Untuk sementara, kami mendapatkan 10 kursi di DPRD Sumsel namun bisa 11 kursi. Soal siapa yang terpilih, anggota dewan dari Partai Gerindra saat ini, saya prediksi sekitar 25-30 persen saja yang bertahan. Selebihnya wajah baru,” kata Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sumsel, Budiarto Marshul ketika dibincangi, Senin (21/4).

Tak hanya Partai Gerindra yang diprediksi bakal didominasi wajah baru, PDI Perjuangan juga terjadi hal yang sama. Dari partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran ini, hanya ada dua anggota lama yang sudah dipastikan bertahan yakni MA Gantada dan Giri Ramandha NK. Selebihnya, akan diisi wajah baru.

PDI Perjuangan diprediksi mendapatkan 13 kursi. Dari 13 kursi ini yang diprediksi terpilih Usman Effendi dari daerah pemilihan (dapil) Sumsel I. Kemudian dari Sumsel II, Zulfikri Kadir dan Fahlevi Maizano.

Di dapil Sumsel III, MA Gantada dan Ike Mayasari, Sarnubi (dapil IV), Tina Melinda (dapil V), Giri Ramandha NK dan Rachman Djalili (dapil VI), Yulius Maulana (dapil VII), Sri Hermalini (dapil VIII), Uzer Effendi (dapil IX) dan Roby Puruhita (dapil X). Sementara anggota dewan lama, yang diprediksi tersingkir diantaranya MD Sakim, Susanto Adjis, Aswandi dan Yudha Rinaldi.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDI Perjuangan Sumsel, Giri Ramandha NK yang dikonfirmasi, tidak memungkiri itu. Namun kata Giri, siapa caleg terpilih di dapil V, belum bisa dipastikan.

“Ini baru prediksi kita, berdasarkan laporan yang dikumpulkan dari saksi-saksi PDI Perjuangan. Besar kemungkinan, kita mendapatkan 13 kursi di DPRD Sumsel. Caleg-caleg terpilih dari PDI Perjuangan itu, mayoritas sebelumnya adalah pimpinan dewan di daerah kecuali Roby Puruhita dan Ike Mayasari ,” ucapnya.

Banyaknya caleg incumbent yang tidak terpilih kembali ini menurut Giri, disebabkan beberapa faktor. Diantaranya, caleg incumbet terlalu percaya diri telah dikenal masyarakat dan merasa sudah berbuat bagi masyarakat.

“Namun realita di lapangan, masyarakat justru meminta “hadiah” kepada caleg. Kondisi ini kian menyatu, dengan motivasi caleg baru yang ingin duduk sebagai anggota dewan karena mereka beranggapan di dewan itu berlimpah uang, sementara caleg incumbent yang sudah tahu kondisi dewan memilih berjalan apa adanya,” ucapnya.

Bagaimana dengan partai lain ? Kondisinya tak jauh berbeda. Di Partai Golkar, informasi yang dihimpun sejumlah caleg incumbent juga bertumbangan. Hal yang sama juga terjadi di Partai Demokrat.

Sementara Ketua DPW PKB Sumsel, Ramlan Holdan mengklaim partai yang dipimpinnya mendapatkan delapan kursi di DPRD Sumsel. “Sementara caleg incumbent yang bertahan hanya Nilawati dan Kartak SAS,” bebernya.

Wakil Ketua DPW PKS Sumsel, Erza Saladin yang dihubungi, tidak mau berkomentar. Sementara Ketua DPP PAN, Hafisz Tohir menyebut, partai berlambang matahari terbit ini meraih delapan kursi. Namun ia tidak menyebutkan siapa-siapa saja caleg terpilih. “Hampir setengahnya adalah wajah baru,” tukasnya.

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR          : IMRON SUPRIYADI

 

Prediksi anggota DPRD Sumsel Periode 2014-2019

  1. 1.    PDI Perjuangan (13 kursi)

Usman Effendi, Zulfikri Kadir, Fahlevi Maizano, MA Gantada, Ike Mayasari, Sarnubi, Tina Melinda, Giri Ramandha NK, Rachman Djalili, Yulius Maulana, Sri Hermalini, Uzer Effendi dan Roby Puruhita.

  1. 2.    Partai Gerindra (10 kursi)

Budiarto Marshul, Novran Marjani, Efrans Effendi, Sujarwoto

  1. 3.    Partai Golkar (10 kursi)

Edward Jaya, Anita Noeringhati, Medi Basri, Nadia Basjir, Kobar Kotot,

  1. 4.    Partai Demokrat (9 kursi)

Muchendi Ishak, Ahmad Yani, Husni Thamrin, Muhammad F Ridho, Zainuddin, Holda

  1. 5.    PPP

Agus Sutikno, Rizal Kenedy

  1. 6.    PAN

Rusdi Tahar, Lucianty Pahri

  1. 7.    PKB (8 kursi)

Kartak SAS, Nilawati, Ramlan Holdan

  1. 8.    PKS (4 kursi)

Erza Saladin





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster