30 % Usaha Belum Kantongi Izin

 204 total views,  2 views today

izin-usaha

PALEMBANG – Sebagai kota metropolis, Palembang menjadi kota yang memiliki daya tarik tersendiri bagi pelaku usaha untuk berinvestasi. Namun sayang, ternyata banyak usaha di Palembang yang belum mengantongi izin.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Palembang, Ridwan menyebut, masih sekitar 30 persen usaha di Palembang yang belum memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

“Saat ini, kita tengah lalukan inventarisir usaha-usaha yang belum memberikan pemasukan bagi kas daerah. Semenjak awal Maret lalu, kami sudah lakukan pengawasan, apakah mereka sudah membuat SITU tau izinnya lainnya,” kata Ridwan dibincangi, Senin (21/4).

Ridwan menyebut, inventarisir usaha ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).Tahun ini sebutnya, target PAD yang dibebankan ke BKPMD sebesar Rp 10, 4 miliar. Sampai triwulan pertama, yang sudah terealisasi baru Rp 503 juta.

“Sebenarnya dari target yang ditetapkan masih kurang, karena ini sudah masuk triwulan pertama, oleh sebab itu kami akan langsung ke lapangan bersama tim terpadu, untuk mengecek usaha di Palembang yang belum kantongi izin,” ungkapnya.

Menurut Ridwan, saat ini masih banyak usaha yang belum mengantongi SITU, untuk usaha yang belum memiliki izin tersebut, mulai dari usaha jasa seperti toko, bengkel, usaha percetakan dan lainnya.

“Saya contohkan di kawasan Cinde, disana banyak usaha perbengkelan, dan usaha spare part kendaraan bermotor. Hasil pengecekan tim di lapangan, ternyata banyak usaha disana tidak memiliki SITU,” bebernya.

Ridwan menyebutkan, bagi usaha belum memiliki izin, BKPMD langsung memperingatkan agar pelaku usaha itu, segera mengurus izinnya bahkan  izin usaha itu bisa langsung diurus ditempat. Hal tersebut dilakukan, agar pelaku usaha tidak merasa kesulitan. “Apabila belum mau mengurus izin, kami akan rekomendasikan agar usaha tersebut di stop sementara. Tetapi alhamdulillah, mereka mau mengurus izinnya,” bebernya.

Ridwan menghimbau, bagi pengusaha yang ingin mendirikan bangunan, atau yang sudah berjalan untuk segera mengurus izin sesuai dengan usaha yang dijalankan. “Selain itu, bagi usaha yang belum memperpanjang izinnya segera diurus, karena masa berlaku untuk SITU hanya sampai tiga tahun. Setelah itu, wajib diperpanjang kembali,” tukasnya.

 

TEKS            : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR          : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster