Ikhwanudin Akan Tetap Monitoring Hingga Pilpres

 304 total views,  2 views today

PALEMBANG – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumsel, Ikhwanudin menilai, kendati terjadi beberapa gejolak politik, situasi dan kondisi Sumsel pasca Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 9 April lalu di Sumsel, masih aman dan terkendali.

Hasil hasil pantauan dan monitoring pihaknya, tak menemui kendala yang berarti dengan tetap memfokuskan pada pengawasan gejala konflik yang berkaitan dengan agama, ras dan suku.

“Memang ada kesalahan-kesalahan teknis dilapangan sampai akhirnya digelar pemilihan suara ulang, kita tetap memonitoring hal tersebut. Memang ada beberapa laporan dari tim kita, namun untuk seberapa banyak data dan tindakan yang akan dilakukan itu menjadi porsi KPU. Karena data yang ada pada kita ini, tidak untuk konsumsi publik dan hanya untuk kepentingan intern yang akan dilaporkan kepada gubernur mengingat wewenang untuk menyampaikan informasi tersebut ada pada KPU,” kata Ikhwanuddin, kemarin.

Menurutnya, pemicu konflik-konflik itu sendiri masih bisa teratasi oleh pihaknya. Sesuai instruksi gubernur, lanjutnya, konflik yang dinilai urgent itu jika sudah menyentuh ranah konflik agama, suku dan ras. Memang sejauh ini aman, namun kenyataannya gejala-gejala kecil konflik dilapangan itu pasti ada.

Mengantisipasi hal tersebut, pihaknya bekerjasama dengan beberapa mitra yang difungsikan sesuai dengan masing-masing porsi dan kapasitasnya. Seperti forum kerukunan umat beragama, forum intelegen negara, forum kewaspadaan dini masyarakat yang membantu pemerintah apabila ada gejolak untuk segera menginformasikan untuk ditindaklanjuti dengan tanggap. “Ada juga forum pemakmuran kebangsaan yang menjaga situasi politik ini agar tetap kondusif sebagaimana yang diharapkan,” imbuhnya.

Beberapa forum mitra tersebut, sambungnya, diberdayakan dan difungsikan serta difasilitasi melalui anggaran yang ada pada Kesbangpol dengan mekanisme dan aturan yang jelas. “Mereka ini kita fasilitasi, seperti pinjaman mobil, dana dan lain sebagainya. Karena forum-forum ini merupakan mitra pemerintah yang selalu mobilisasi. Ketika gejolak konflik itu terendus maka segera duduk bersama untuk dikaji dan dicarikan solusi agar bisa teratasi dengan cepat,” bebernya.

Disinggung mengenai monitoring yang dilakukan pihaknya selama pemilu legislatif, Ikhwanudin menjelaskan, bahwa kontrol yang dilakukan akan tetap ada sampai pemilihan presiden mendatang.

Namun, untuk pilpres nanti pihaknya akan membentuk petugas baru dengan surat keputusan yang baru pula. Kebijakan pihaknya berkaitan dengan mempermudah informasi berkaitan dengan pemilihan legislatif meskipun kenyataan di lapangan memang ada beberapa kabupaten yang tidak menyediakan posko tim monitoring seperti di Musi Rawas, Prabumulih dan Empat Lawang.

“Meskipun begitu seperti di Kota Lubuk Linggau poskonya berjalan efektif, kita sudah mendapat laporan-laporan dan sudah hampir final pada kisaran 85%, namun untuk informasi lebih lanjut kami tidak berwenang menyampaikan,” tukasnya.

 

Teks     : IMAM MAHFUZ

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster