Truk Pengangkut Barang Membandel, 45 Unit Terjaring Razia

 447 total views,  2 views today

PALEMBANG – Walaupun sudah ada larangan, dan akan diberikan sanksi kurungan bagi yang melanggar, namun nyatanya truk pengangkut tanah dan barang masih saja melintas di dalam kota. Buktinya, ada puluhan truk barang yang terjaring dalam razia yang digelar Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang.

“Kemarin, kami mengamankan sedikitnya 45 truks pengangkut tanah yang melintas di jalan dari arah Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, mereka mengambil tanah dari Talang Jambe,” kata Kabid Pengawasan, Pengendalian dan Operasional (Dalops), Dishub Palembang, Isranedy, saat dihubungi, kemarin.

Isranedy menyebutkan, langkah yang diambil pihaknya semata-mata untuk menegakkan dan menjalankan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penertiban Kendaraan Angkutan Barang. Menurutnya sesuai perintah wali kota, Dishub melaksanakan hal tersebut.

“Tidak ada toleransi lagi, karena sudah sejak lama kami informasikan kepada media, maupun pemilik usaha untuk tidak mengotori jalan kota ini. Tetapi masih saja dilanggar, terpaksa kami amankan,” tegasnya.

Menurut Isranedy, bagi kendaraan pengakut tanah maupun barang yang diamankan, ditilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) nya. Apabila kendaraan itu, tidak dilengkapi surat kelengkapan kendaraan bermotor, maka akan diserahkan ke kepolisian. “Mereka harus ikut sidang untuk mendapat STNK tersebut, untuk biayanya kami tidak tahu karena itu wewenang kejaksaan,” bebernya.

Isranedy menyebutkan, jalan-jalan yang biasa dilalui truk pengangkut barang adalah, Soekarno Hatta, Tanjung Api-api (TAA), dan masih banyak lagi jalan lainnya. “Tim kami stand by di tempat, apalagi di TAA. Disana, termasuk kawasan pergudangan, jadi kendaraan pengakut barang sering melintas dikawasan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Palembang, Masripin Toyib berharap kepada semua pengusaha kendaraan, maupun pengusaha tanah timbunan, untuk mengupayakan ketertiban dan kesadaran menutup bak angkutannya, dalam upaya memelihara kebersihan jalan kota. “Truk-truk itu, sering mengotori jalan. Kadang muatan barang melebihi kapasitas, itu juga akan di razia,” tukasnya.

 

Teks     : ALAM TRIE PUTRA

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster