Ayek Ternihan Terkendala Jalan Akses

 989 total views,  2 views today

MUARAENIM – Kabupaten Muaraenim, kaya akan potensi wisata terutama wisata alam. Namun sayang, banyak potensi wisata itu yang belum tergarap karena terkendala jalan akses. Salah satu potensi wisata alam, yang terkendala jalan akses itu adalah Air Terjun Ayek Termihan yang berada di Kecamatan Lawang Kidul.

Kabar Sumatera yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Muaraenim (KJM),  merasakan begitu sulitnya jalan akses menuju ke tempat wisata tersebut. Padahal Air Terjun Ayek Ternihan ini, tak kalah menariknya dari Air Terjun Bedegung maupun Napal Carik, yang ada di Kecamatan Tanjung Agung.

Untuk menuju ke lokasi air terjun tersebut, satu-satunya jalan akses masih merupakan jalan tanah yang harus melalui perkebunan milik warga. Tak hanya itu, jalan yang mendaki dan menyeberangi sungai, harus dilintasi untuk menuju ke Ayek Ternihan.

Salah seorang petani yang kebunnya dilintasi akses jalan menuju air terjun jernihan, Marlina (47), menyebut kalau air terjun tersebut berpotensi menjadi tempat wisata yang bagus jika sarananya menunjang, seperti halnya akses jalan yang mudah dilalui.

Sebenarnya untuk menuju ke sana, tidak terlalu jauh. Dari kompleks perumahan PT Bukit Asam (BA), hanya beberapa kilometer. Kalau berjalan kaki, paling lama sekitar 30 menit. Namun jalannya, masih jalan tanah dan harus melintas perkebunan milik warga,” terang Marlina.

Dia mengaku, jika ada kesempatan selalu bermain di Ayek Jernihan, utamanya saat tahun baru. “Dari pada ke Bedegung atau Napal Carik butuh biaya mahal, lebih baik ke Ayek Jernihan, mudah dan dekat dengan kebun kami,” tuturnya.

Ia berharap, Pemkab Muaraenim jalan menuju ke Ayek Jernihan. “Kalau ingin dibuat jalan setapak bisa melalui kebun kami, tidak masalah. Kami siap membantu untuk pengembangan Ayek Jernihan kedepan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KJM Ekspidisi Peduli Lingkungan Ayek Jernihan 2014, Al Azhar menyebut, Air Terjun Ayek Jernihan berpotensi menjadi wisata alternative bagi masyarakat. Sebab jaraknya dekat dan ada di Kecamatan Lawang Kidul.

Hanya saja sebutnya, jalan akses masih menjadi kendala. Untuk sampai ke Ayek Jernihan terangnya, harus melintasi jalan sempit, melintasi sungai. “Sebenarnya, jarak air terjun ini dari kompleks perumahan PT BA, hanya sekitar 3 kilometer. Kalau ada jalan akses yang baik, tentu masyarakat akan semakin mudah menuju ke Ayek Jernihan, sehingga bisa menjadi potensi wisata baru di Kabupaten Muaraenim,” ucapnya.

Pastinya kata Hijazi, Pemkab Muaraenim tidak akan rugi bila mengembangkan objek wisata Air Terjun Ayek Jernihan tersebut. Karena jelasnya, potensi yang dimiliki nantinya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan itu, KJM melakukan menanam sebanyak 90 pohon dan menebar benih ikan serta membersihkan kawasan wisata tersebut.  “Kita juga melakukan pembersihan disekitar lokasi, agar bisa menarik minat masyarakat berkunjung ke air terjun ayek jernihan,” tukasnya.

 

Teks     : SISWANTO

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster