Sudah Meninggal, Nuriswanto Menang di Talang Ubi

 242 total views,  2 views today

Suasana penghitungan suara di Gedung Serba Guna Talang Ubi.

Suasana penghitungan suara di Gedung Serba Guna Talang Ubi.

PALI – Meskipun sudah meninggal, bukan berarti elektabilitas seorang caleg menurun atau tamat. Masih terpampangnya nama caleg yang meninggal itu justru membuat warga tetap memberikan suaranya.

Seperti yang terjadi pada caleg DPR RI  HM Nuriswanto. Caleg nomor satu asal Partai Gerindra ini, berdasarkan hasil rekapitulasi PPK Talang Ubi, Rabu (16/4) justru meraup 2.268 suara.

Angka ini menduduki peringkat tertinggi perolehan suara seluruh caleg DPR RI. Jumlah ini jauh melesat dibandingkan perolehan RM Erwin Singajuru yang memperoleh 1.108 suara.

Meskipun memperoleh suara tertinggi diantara caleg yang ada, perolehan suara Partai Gerindra keseluruhan yang hanya 5.666 suara masih kalah dengan perolehan PDIP yang meraup 8.240 suara.

M Taufik SE, anggota PPK Talang Ubi, mengatakan, perolehan suara Nuriswanto yang cukup tinggi ini bisa dimaklumi. Karena Nuriswanto memiliki hubungan emosional yang kuat dengan masyarakat Talang Ubi.

“Wajar saja, almarhum kan punya menantu warga Talang Ubi dan sering memberikan bantuan. Mungkin simpatisan beliau belum tahu kalau beliau meninggal atau bisa juga karena warga sini ingin menunjukkan bahwa mereka masih ingat dengan almarhum,” jelas Taufik.

Sementara itu,  Asgianto ST salah satu caleg di DPRD Provinsi Sumsel asal Gerindra menganggap bahwa fenomena ini sebagai hal yang wajar. Nuriswanto memang dikenal sebagai legislator yang mampu memberikan bukti.

“Ini wujud terima kasih warga PALI terhadap Bapak (Nursiswanto). Program PPIP dari pusat saja berhasil disalurkan untuk 40 desa, belum lagi program air bersih dan pembangunan jalan poros penukal menjadi jalan negara,” ujar Asgianto yang juga menantu Nuriswanto itu.

Fenomena keunggulan Nuriswanto sendiri ternyata bukan hanya di Talang Ubi. Asgianto menegaskan, perolehan suara Nuriswanto masih menduduki peringkat pertama di dapil Sumsel 2.

“Di Lahat suara beliau lebih fantastis lagi. Boleh dicek, suara Bapak meledak,” tukas Asgianto.

Fenomena yang hampir serupa terjadi juga di pemilihan anggota DPD RI. Shinta Permata Sari, calon DPD RI meraup suara sebanyak 970 suara. Padahal diketahui, Shinta sudah mengundurkan diri dari pencalonannya karena lebih memilih menjadi PNS di Pemkab Muara Enim. Shinta sendiri merupakan istri Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Saisohar.

Untuk DPD sendiri di Kecamatan Talang Ubi, Percha Leanpuri unggul 7.796 suara. Dibawahnya menyusul Asmawati yang memperoleh suara 2.741 suara.

 

Teks   : Indra Setia Haris

Editor  : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster