Ikut Mencoblos, Tujuh Sopir Dipecat

 429 total views,  2 views today

PALEMBANG – Tujuh sopir yang bekerja di  CV Terang Mandiri, perusahaan bergerak dibidang  jasa angkutan transportasi yang berlokasi di Jalan Alamsyah Ratuparwiranegara,  Musi II Palembang, mendatangi Sentral Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (sumsel), Rabu (16/4).

Kedatangganya guna meloporkan Hendra Kusuma, pemilik  CV Terang Mandiri lantaran sudah memecat ketujuh sopir secara sepihak. Pemecatan tersebut lantaran bolos karena melakukan pencoblosan pileg pada 9 April 2014 lalu.

Para sopir tersebut; Lasmo (40), warga TAA Talang Kedondong, Hermansyahkiran (40), warga Kertapati Kramasan, Novianto (40), warga Jalan Kartariansyah, Kecamatan Ilir Timur II, ketiganya sudah empat tahun bekerja di CV Terang Mandiri.

Selanjutnya, Edyy (35) warga Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kms Jamil (40) warga Sekojo Kalidoni, Zulkarnaian (38) warga Sukabangun Sukareme, Kori (52) warga TAA Talang Jambi Sukarame, keempatnya sudah bekerja selama satu tahun di  CV Terang Mandiri.

Kejadian tersebut berawal saat ke tujuh orang itu disuruh Hendra Kusuma Direktur  CV Terang Mandiri untuk mengangkut batu ke daerah Lahat.

Namun, sehubungan pileg 9 April lalu, ketujuh sopir ini minta izin untuk melakukan penyoblosan. Sayangnya, izin yang diajukan tidak diterima pimpinan melainkan. Bahkan mereka dipecat secara langsung pada 9 April sekitar pukul 14.00 WIB.

Sulasmono mengatakan, kedatanganya bersama enam rekannya untuk melaporkan tindakan tidak menyenangkan karena sudah dipecat secara sepihak.

“Kami dipecat karena izin untuk melakukan pencoblosan, Kita sudah melapor ke Panwaslu Palembang dan akan ditindaklanjuti. Yang jelas kami tidak terima,” kata Sulasmono

Kori menambahkan, dirinya sudah lama bekerja di CV tersebut dan diperlakukan tidak menyenangkan.  “Kami disuruh antar batu alam ke Lahat. Karena kami mau nyoblos kami meminta izin untuk menyoblos terlebih dahulu, tapi bukan di kasih izin malah dipecat,” ujar Kori.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Kombes Pol, R Djarod Padakova membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan para korban kita terima dengan nomor laporan LPB/308/IV/2014/SPKT, sementar laporan korban akan kami proses,” tandas Djarod.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor   : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster