20 Ha Lahan Belum Beres, IAIN Sesumbar 2015 Mulai Pembangunan Fisik

 234 total views,  2 views today

iain-radenm-fatah

Gedung Pusat IAIN Raden Fatah Palembang

PALEMBANG – Rencana transformasi IAIN Raden Fatah Palembang menjadi UIN memang menjadi salah satu dari tujuh kabar baik, yang diberikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berkampanye di Palembang beberapa waktu lalu.

Namun, hingga kini lebih dari 50 persen lahan yang akan digunakan pembangunan gedung baru itu, masih belum beres. Rektor IAIN Raden Fatah Palembang, Aflatun Muchtar mengatakan, dari 35 hektar lahan yang dibutuhkan, baru sebanyak 15 hektar yang sudah beres. “Nah, 20 lagi masih dalam proses yang dilakukan pemprov,” terang dia kepada wartawan di Griya Agung, Rabu (16/4).

Menurutnya, jika sisa tanah itu sudah benar-benar clean and clear, barulah pihaknya dapat melakukan penimbunan. “Nah, yang 15 hektar yang sudah beres itu sudah kita timbun,” ungkap Aflatun.

Rencananya pada 2015 mendatang, pembangunan fisik akan segera dimulai. Gedung yang akan diapit Masjid Raya Sriwijaya dan Islamic Center ini akan dibangun dengan dana yang berasal dari Islamic Development Bank (IDB) dan Government of Indonesia (GOI). “Total dananya hampir Rp 500 miliar dengan rincian Rp 420 miliar dari IDB dan Rp 60 miliar dari GOI,” ujarnya.

Jika berjalan lancar, pembangunan sendiri dipatok dalam kurun waktu paling lama 3 tahun. Ia optimis pada 2017 mendatang dapat segera diselesaikan karena gedung dengan konsep water front city ini akan dibangun dengan pola anggaran multi years.

“Nah, secara administrative, transformasi IAIN jadi UIN juga sudah mendapatkan persetujuan Dikti sehingga selnajutnya diproses ke Kemenpan lalu Setneg, hingga turun Perpres. Kita harapkan dalam satu ada dua bulan mendatang segera diselesaikan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang dimiliki koran ini, disana akan dibuka empat fakultas baru dalam kampus yang dikonsep secara modern tersebut, yakini Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Psikologi, dan fakultas Ilmu Sosial dan Politik Islam.

Didalam kampus tersebut akan terdiri dari tiga zona yaknoi Zona Akademik, Zona Administrasi, dan Zona Publik.  Dari sana IAIN Raden Fatah Palembang memproyeksikan peningkatan mahasiswa sekitar 200 persen pada 2020 atau sekitar 300 ribu orang. Selain itu, katanya, Pihaknya juga menyiapkan program Doktor Peradaban Islam Melayu. ”Siapa pun yang mempelajari tentang Islam dan Melayu, di Sumsel lah pusatnya nanti,” tegasnya.

IAIN Raden Fatah sambungnya, akan menjadikan Bahasa Melayu sebagai bahasa internasional di kawasan Asia Tenggara. IAIN Raden Fatah juga terangnya, sudah menjajaki beberapa universitas di dunia untuk membuat pusat kajian dan mengadakan riset secara bersama.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin memastikan, jika saat ini progress pembangunan gedung tersebut sudah berjalan. Hal itu ditunjukkan dengan sudah dilakukannya penimbunan di lokasi proyek tersebut. “Nah, ada masalah lahan yang belum clear, harapan kita dapat segera selesai,” tukasnya.

 

TEKS           : IMAM MAHFUZ

EDITOR        : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster