Demokrat Yakin tak ada Calegnya yang akan Stres

 56 total views,  3 views today

caleg stress

ilustrasi

PALEMBANG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Palembang, Harnojoyo pastikan tidak ada calon legislatif (caleg) dari partai berlambang bintang mercy tersebut, yang stres akibat tidak lolos sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Ia menyebut, DPC PD Kota Palembang sebelumnya sudah membekali para caleg pemahaman soal Pemilu. Karenanya ia yakin, caleg-caleg yang dari partai yang dipimpinnya tersebut, akan menerima apapun keputusan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Siapapun caleg yang mendapat kursi di DPRD Kota Palembang, nanti diputuskan oleh KPU. Saya yakin, caleg-caleg dari DPRD Kota Palembang akan menerima itu, apalagi saya sudah sering pesan kepada caleg untuk menerima apapun hasilnya,”sebut Harnojoyo yang dibincangi, Senin (14/4/2014).

Menurut Harno, hasil yang ditetapkan oleh KPU merupakan hasil dari suara masyarakat yang disampaikan saat pemungutan suara Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April lalu. Karenanya ia berharapm, jangan sampai ada caleg Demokrat yang berulah. “Ini pemilu damai, jangan sampai ada kecurangan, tidak ada yang frustasi,dan itu sudah sering saya sampaikan,” imbuhnya.

Harno menyebutkan, pada pemilihan caleg periode 2014-2019 ini, Partai Demokrat Kota Palembang menargetkan mendapat 15 kursi di DPRD Palembang atau meningkat empat kursi dibandingkan Pileg 2009 lalu. “Kalau Pemilu 2009 lalu, kita dapat 11 kursi, dan Partai Demokrat keluar sebagai partai pemenang di Palembang. Tahun ini, kita targetkan dapat 15 kursi, namun dari pantauan di lapangan sepertinya kita hanya mendapat 7 kursi di DPRD Palembang,” ucapnya.

Ditanya soal kasus caleg Demokrat, Anton Nurdin yang diduga melakukan konspirasi bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ilir Barat (IB) I, untuk merubah hasil rekapitulasi suara, Harno menjawab itu  hanya pelanggaran administrasi. “Itu tidak ada unsur pidana,” jawabnya singkat.

Namun, kemarin Panwaslu Kota Palembang menetapkan Anton Nurdin, sebagai tersangka dalam kasus pidana pemilu. Ia ditetapkan sebagai tersangka, bersama sejumlah penyelenggara Pemilu lainnya.

Sementara itu, Dirut RS Bari Palembang, dr Malkiani mengatakan, RS Bari tidak menyiapkan ruang khusus untuk menampung caleg yang stres.Menurutnya di RS Bari, tidak ada ruangan khusus. “Semua ruangan berlaku semua untuk masyarakat, tidak ada kelas-kelas khusus, kecuali ruangan dibedakan tiga kelas,” bebernya.

Ditanya, apakah menyiapkan ruang khusus caleg stres, Malkiani menjawab, tidak bisa berkomentar. Yang pasti, rumah sakit Bari menampung siapun yang sakit. “Siapapun yang sakit, akan kami terima, sejauh ini tidak ada caleg stres yang berobat ke RS Bari,” tukasnya.

 

Teks     : ALAM TRIE PUTRA

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com