Bupati OI Tinjau Pelaksanaan UN

 237 total views,  2 views today

Bupati Ogan Ilir, Ir H Mwardi Yahya, Senin (14/4), kemarin  meninjau langsung ke sejumlah sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional (UN)

Bupati Ogan Ilir, Ir H Mwardi Yahya, Senin (14/4/2014), kemarin meninjau langsung ke sejumlah sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional (UN)

INDERALAYA – Bupati Ogan Ilir, Ir H Mwardi Yahya, Senin (14/4/2014), kemarin  meninjau langsung ke sejumlah sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional (UN). Selain Bupati, turut mendampingi  Wabub OI. H M Daud Hasyim, Kadisdik OI, Sidharta  dan sejumlah Kepala SKPD Pemkab OI.

Bupati bersama rombongan terlebih dahulu melakukan tinjauan pelaksanaan UN di SMK 6 Meranjat, Inderalaya Selatan. Selanjutnya rombongan bergerak ke SMA 1 Inderalaya. Bupati dan rombongan sempat meninjau beberapa kelas.

Bupati dan romongan tidak masuk ke ruangan, mereka hanya melihat dari luar para siswa yang serius mengerjakan soal.

Tercatat, sebanyak 2.693 siswa untuk tingkat SMA Negeri dan swasta, mengikuti UN.  MA (Madrasyah Aliyah) sebanyak 1.154 siswa dan SMK sebanyak 807 siswa.

Bupati Ogan Ilir H. Mawardi Yahya didampingi Wakil Bupati OI HM Daud Hasyim dan Kadisdik OI, Sidarta mengatakan, pelaksanaan UN di Ogan Ilir berjalan lancar.

“Ya, Alhamdulillah berjalan lancar. Sejauh ini tidak ada permasalahan pada pelaksanaan UN  seperti tertukar soal atau kekurangan soal-soal UN,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, pihaknya menargetkan kelulusan 100 persen seperti tahun sebelumnya. Hal itu mengingat para siswa sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin dalam menghadapi UN.

“Kalau bicara target pasti 100 persen. Saya yakin bisa tercapai. Para siswa sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk UN. Bahkan, dari keterangan sejumlah guru dan siswa bahwa soal ujian  hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia, Biologi dan Geografi, lebih mudah dibandingan dengan pada pelaksanaan try out,” ungkapnya.

Disinggung kebocoran soal, Bupati menjelaskan, pihaknya menjamin tidak ada kebocoran soal di Ogan Ilir. Hal itu mengingat pengamanan UN di jaga ketat oleh petugas kepolisian. Meskipun ada, hanya sebatas isu saja.

“Setiap sekolah ada petugas kepolisan, Ini untuk menghindari kebocoran soal. Saya yakin, para siswa sudah belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak terpancing isu adanya lembar jawaban,” ucapnya.

Kadisdik Pemkab OI Sidharta menambahkan jumlah siswa yang mengikuti UN 4654 siswa. Jumlah tersebut dipastikan ikut semua dalam UN. Jika terdapat yang tidak ikut UN dengan alasan gangguan kesehatan, maka bisa mengikuti ujian susulan pada 22 dan 24 April mendatang. “Kalau sakit kita lihat dulu sakitnya apa, ada kriterianya,” ucapnya.

Terpisah, Kespek SMAN I Inderalaya Dra Rasniana menambahkan, jumlah siswanya yang mengikuti UN di SMA 1 Inderalaya sabanyak 175 orang ditambah 8 siswa dari Yapemnu “Kalau total siswa yang mengikuti UN di Sub rayon kita sebanyak 850 siswa,” ujarnya.

Menurut Rasniana, dari jumlah 175 siswa yang mengikuti UN hanya satu siswa yang nyaris tidak mengikuti UN karena kecelakaan mengurus adminitrasi melamar calon Polri. ”Ada 26 siswa kita yang mengikuti tes Polri dan Polwan. Kami berharap kedepan penerima Polri dan Polwan jangan bertabrakan jadwalnya dengan kegiatan UN, karena membuat peserta siswa kurang fokus, sementara siswa yang mengalami kecelakaan masih tetap mengikuti UN karena hanya mengalami luka ringan,’’ pungkasnya. ADV





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster