Suara di TPS 6 Kelurahan 1 Ulu Diduga Dimanipulasi

 249 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

PALEMBANG – Setelah sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menetapkan 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Palembang, akan dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat, kembali merekomendasikan satu TPS untuk dilakukan hal serupa, karena diduga perolehan suara banyak dimanipulasi. Anggota Panwaslu Palembang, Amrullah menyebut, dugaan manipulasi perolehan suara di TPS 06,  yang berada di Kelurahan 1Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I tersebut, sehingga direkomendasikan untuk dilakukan PSU.

Kejanggalan rekapitulasi suara di TPS 06 Kelurahan 1 Ulu ini kata Amrullah, terungkap adanya protes dari saksi sembilan partai politik (parpol), saat rekapitulasi suara di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Hasil tinjauan Panwaslu di lokasi sebutnya, saat dilakuan perhitungan ulang ternyata ditemukan banyak kejanggalan di TPS tersebut. Misalnya, surat suara yang digunakan hampir terpakai 100 persen. Padahal ini terangnya, jarang terjadi. “Hasil hitung ulang, ternyata terdapat ada 188 pemilih diluar DPT (Daftar Pemilih Tetap). Selain itu, seluruh suara sah untuk DPRD Kota Palembang hanya untuk satu parpol,” kata Amrullah.

Sementara untuk tingkat DPRD provinsi dan DPR, meskipun tidak untuk satu caleg parpol tertentu, namun jumlahnya di dominasi mengalir ke satu caleg tertentu, yakni hampir 95 persen dari suara yang ada di TPS tersebut.”Di TPS ini, ada indikasi rekayasa dan mobilisasi pemilih tertentu yang tidak sesuai. Maka PSU mencakup empat tingkatan yakni untuk DPRD kota, DPRD provinsi, DPR RI dan DPD,” urainya.

“Kita sudah rekomendasikan semalam (kemarin, red) ke KPU Palembang, karena ada indikasi rekayasa dan mobilisasi pemilih di TPS 6, PSU untuk seluruh. Ini berbeda dengan penanganan surat suara tertukar dan tercoblos,” sambungnya.

Dikatakan Amrullah, rekomendasi PSU ini merupakan hasil pengawasan pihaknya. Sementara rekomendasi penanganan pelanggarannya, akan diproses pidana, administarsi dan etika penyelenggara pemilunya. “Nanti akan diproses juga oknum-oknum caleg yang terlibat, apakah pidana atau administrasi,” terangnya.

Sementara itu Komisioner KPU Palembang, Sarefuddin mengaku, KPU telah menerima rekomendasi Panwaslu tersebut, untuk di plenokan pada Senin (14/4). “Iya, kita sudah dapat rekomendasi Panwaslu, jika TPS 6 di Kelurahan 1 Ulu untuk dilakukan PSU,”ucapnya seraya mengatakan di TPS tersebut terdapat 269 pemilih yang terdaftar dalam DPT.

Sarifuddin mengungkapkan, sebelumnya KPU Palembang sudah menetapkan sebanyak 2.924 pemilih yang terdaftar di 4 Kecamatan di 7 Kelurahan pada 10 TPS yang ada kota Palembang, akan melaksanakan PSU Pemilu Legislatif (Pileg) 2014, pada Sabtu, 19 April mendatang.

Namun hingga sekarang waktu pelaksanaan dan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang melaksanakannya masih menunggu hingga Senin (13/4). Pasalnya, KPU Palembang mendapat surat edaran KPU RI, jika pelaksanaan PSU harus dilaksanakan paling akhir pada 15 April mendatang. “Totalnya Ada 3.195 pemilih yang terdaftar di 11 TPS yang akan mengikuti PSU, yang direncanakan pada 15 April mendatang,” tukasnya.

 

Teks     : DICKY WAHYUDI

Editor    : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster