Pemungutan Suara Ulang Sepi

 201 total views,  2 views today

warga saat mengikuti PSU

warga saat mengikuti PSU

BANYUASIN – Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuasin di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 26 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, sepi.

Pantauan Kabar Sumatera, Minggu (13/4/2014), sejak dibukanya pemungutan suara pukul 08.00 WIB, baru pada pukul 10.00 WIB, ada masyarakat yang mendatangi TPS tersebut untuk menggunakan hak suaranya.

Namun, jumlah pemilih yang datang untuk menggunakan hak suaranya jauh berkurang saat 9 April lalu. Dari 187 pemilih yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), hanya sekitar 40 persen saja yang menggunakan hak konstitusinya tersebut.

Rinda (21), salah warga Sukajadi yang menggunakan hak pilihnya menyebut pemilih yang datang ke TPS 26 Kelurahan Sukajadi, tidak seramai saat 9 April lalu. Ia tidak tahu alasan, kenapa banyak pemilih yang enggan menggunakan hak pilihnya pada PSUtersebut.

“Tadi saya sempat mengajak kawan-kawan untuk ke TPS, namun banyak yang mengaku sibuk. Ada memilih untuk jalan-jalan dibandingkan ke TPS. Ada juga yang mengaku kondangan, sehingga tidak sempat ke TPS,” ucapnya.

Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) 26 Kelurahan Sukajadi, Azwar yang dibincangi usai PSU menyebut, dari 281 pemilih yang terdaftar hanya ada 187 pemilih yang menggunakan hak pilihnya.  “Jumlah ini, hanya berbeda 16 orang dibandingkan pada pemungutan suara, 9 April lalu,” sebutnya.

Menurut Azwar meskipun ada puluhan masyarakat yang tidak mengikuti PSU, namun bila dilihat secara umum, masyarakat masih antusias untuk mengikuti PSU. “Hanya ada 16 orang saja, yang tidak menggunakan hak pilihnya jika dibandingkan Rabu lalu. Itu pun karena 16 orang tersebut, bekerja di luar kota,” katanya memberikan alasan.

Ia juga menerangkan, sekitar pukul 13.00 WIB, rekapitulasi dilaksanakan. Hasilnya, Partai Golkar memperoleh suara terbanyak yakni 66 suara, kemudian PKS 45 suara, Hanura 26 suara, PDI Perjuangan 23 suara, Partai Demokrat 7 suara, PKB dan Gerindra 5 suara, dan empat suara dinyatakan tidak sah.

Sementara itu Komisioner KPU Banyuasin, Maulidi mengaku KPU sudah maksimal melakukan sosialisasi terkait PSU tersebut dengan cara mendatang menyampaikan pelaksanaan PSU secara keliling menggunakan pengeras suara.  “Selain itu, KPPS juga sudah mendatangi pemilih dari rumah ke rumah. Hasilnya, ada ratusan masyarakat yang mendatangi TPS untuk menggunakan hak suaranya,” jelas Maulidi.

Ia juga menyebut, pelaksanaan  PSU tersebut diawasi langsung oleh KPU Banyuasin, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuasin, kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel.

 

Teks     :  DIDING KARNADI

Editor    :  DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster