Lendra Tewas Dengan Tiga Luka Tusuk

 222 total views,  2 views today

ilustrasi

ilustrasi

MUARAENIM – Lendra (29), menghembuskan nafas terakhirnya sesaat setelah dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) RS dr HM Rabain Muaraenim. Korban  Lendra ditemukan dalam kondisi luka parah di pinggir jalan Desa Lubuk Ampelas Kecamatan Muaraenim, Minggu (13/4) sekitar pukul 01.30 WIB.

Belum diketahui pasti motif dibalik tewasnya warga Jalan Muaraenim-Palembang Rt 01 RW 009,  Kelurahan Muaraenim, Kabupaten Muaraenim  ini.  Bahkan, sepeda motor korban juga tergeletak di pinggir jalan tidak jauh dari bengkel Yanto di Desa Lubuk Besar.

Petugas Polres Muaraenim kini tengah menyelidiki kasus kematian korban Lendra dengan tiga luka tusuk di pinggang.

Orang tua korban, Kormidi  mengaku, dirinya  sangat terkejut dengan kematian anak sulungnya tersebut.

Menurutnya, selama ini anaknya tidak memiliki musuh. Keseharian anaknya tersebut juga biasa saja. Korban bekerja di bengkel milik Ucok tempatnya menyewa rumah. Korban juga kadang-kadang berkeliling dengan gerobak untuk mencari rongsokan.

“Sama sekali tidak ada musuh, tega sekali orang membunuh anak saya,” ujarnya di ruang jenazah RS HM Rabain.

Kormidi menambahkan, dirinya sudah menaruh curiga saat anaknya tidak pulang semalaman. “Anaknya saya setiap malam pasti pulang. Taoi kenapa malam itu dia (Lendra) tidak pulang,” tuturnya.

Curiga anaknya tidak pulang semalaman, dirinya berinisiatif mencari anaknya pada pagi hari kemarin di seputaran Muaraenim. “Saya dapat kabar dari salah seorang keluarga bahwa anak saya di rumah sakit, tidak taunya sudah meninggal dengan kondisi begitu (luka tusuk),” ujarnya.

Lanjut Kormidi, beberapa hari terakhir anaknya tidak menunjukan gelagat mencurigakan. Hanya saja, beberapa hari lalu anaknya melakukan tukar tambah sepeda motor miliknya dengan salah seorang warga Lubuk Empelas.

“Anak saya harus menambah Rp 600 ribu. Sebagai jaminan, sebelum uang tambah dibayarkan, BPKB sepeda motor tersebut masih ditahan pemiliknya, sampai uang tambahan dibayarkan,” ungkapnya.

Kapolres Muaraenim AKBP M Aris melalui Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga jika korban ditemukan bersimbah darah di lokasi kejadian dan dibawa ke rumah sakit. Mendengar laporan tersebut pihaknya langsung mengecek ke lokasi kejadian.

“Saat korban tewas, sepeda motor korban masih berada di lokasi. Kami meyakini jika motifnya bukan curas. Itu yang sedang kita dalami, untuk sementara kita belum bisa meminta keterangan pihak keluarga korban karena pihak keluarga masih dalam kondisi shok,” jelasnya.

 

Teks     : SISWANTO

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster