Anjal Diancam Denda Rp 50 Juta

 236 total views,  2 views today

anak jalanan

anak jalanan

PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Sosial (Dinsos) mulai 15 Mei mendatang, akan mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Anak Jalanan (Anjal), Pengemis, dan Gepeng ke masyarakat.

Kepala Dinsos Palembang, Faizal AR menyebut, Dinsos akan lakukan sosialisasi dengan mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Palembang, tokoh masyarakat, tokoh adat dan seluruh masyarakat yang peduli dengan dengan permasalahan tersebut.

“Selama masa sosialisasi ini, penegakan hukum dalam Perda Nomor 15 tahun 2014 ini sifatnya masih persuasif. Tidak ada sanksi yang akan diberikan, karena baru tahap sosialisasi,” kata Faizal saat dihubungi, Minggu (13/4).

Ia menerangkan, saat perda itu efektif diterapkan maka anjal, gepeng maupun pengemis yang kedapatan berkeliaran di jalan akan diberikan sanksi denda Rp 50 juta atau pidana penjara. Sanksinya sebut Faizal, memang berat karena tujuannya unguk memberikan efek jera.

Faizal menerangkan, masa sosialisasi kemungkinan sampai dengan tiga bulan. Setelah itu, perda tersebut akan efektif diberlakukan. “Kemungkinan di Juli atau Agustus, perda ini sudah efektif diberlakukan,” ucapnya.

Disinggung masih banyaknya anjal yang berkeliaran seperti di pasar-pasar, masjid maupun tempat lainnya, Faizal menjawab, untuk sekrang pihaknya hanya memfokuskan penertiban di 11 titik utama yakni, lampu merah Simpang Charitas, fly over Simpang Polda dan sejumlah kawasan di jalan protokol.

“Alhamdullilah, ini efektif. Sekarang tidak ada lagi, anjal, gepeng maupun pengemis yang berkeliaran di lampu merah. Saya pastikan, setelah perda ini efektif diberlakukan maka tidak akan ada lagi gepeng, anjal dan pengemis berkeliaran di jalan-jalan di Palembang,” tegasnya.

Faizal menambahkan, untuk mengawal berjalannya perda tersebut, Dinsos sudah membuat tim khusus yang tim gabungan dari Dinsos, TNI, kepolisian, Sat Pol PP dan instansi terkait lainnya.

“Tim inilah yang akan ditugaskan, untuk memantau apakah masih ada anjal, gepeng dan pengemis yang berkeliaran di jalan. Artinya tim ini, yang memang ditugaskan untuk menjalankan perda tersebut,” tukasnya.

 

Teks     : ALAM TRIE PUTRA

Editor    : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster