6.353 Siswa OKI Ikuti UN

 292 total views,  2 views today

ilustrasi UN

ilustrasi UN

KAYUAGUNG – Sebanyak 6.353 siswa di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA), baik negeri maupun swasta, hari ini (14/4/2014) mengikuti Unjian Nasional (UN) yang digelar serentak seluruh Indonesia. Dinas pendidikan Kabupaten OKI menargetkan 99,99 persen peserta UN lulus.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten OKI, Drs Iskandar ZA, kemarin. Menurut dia, dari jumlah 6.353 peserta UN di OKI terdiri dari 5.175 peserta dari tingkat SMA dan MA, kemudian 1.002 peserta dari SMK Negeri, 166 peserta dari SMK swasta, sehingga total keseluruhan peserta UN OKI sebanyak 6.353 peserta.

Pihaknya meminta kepada  para peserta UN dapat berkonsentrasi dan percaya diri dalam menghadapi UN, serta tidak terpengaruh dengan isu-isu yang dapat mempengaruhi mental masing-masing siswa.

“Hal yang mempengaruhi mental siswa itu, seperti isu kebocoran soal melalui SMS dan lain-lainnya, percayalah bahwa sulit aka nada kebocoran soal, karena setiap siswa dalam satu ruang akan menerima soal yang berbeda,” ujarnya.

Dijelaskan Iskandar, dalam 1 lokal akan diisi oleh 20 peserta dan setiap peserta akan mendapatkan soal yang berbeda, sehingga para siswa  tidak bisa bekerja sama.

“Sebab itu saya  mengimbau kepada para siswa agar nantinya dapat menuliskan nama peserta pada lembar soal UN yang mereka terima masing-masing, agar tidak tertukar,” jelasnya.

Kata Iskandar, untuk seluruh soal UN saat ini sudah sampai pada sub rayon masing-masing dan sudah siap didistribusikan ke lokasi pelaksanaan UN di setiap sekolah.

“Pendistribusian soal dikawal oleh Polisi, begitu juga mengiriman hasil UN juga akan di kawal oleh Polisi, sehingga sulit akan da kebocoran soal,” tambahnya.

Iskandar berharap Kabupaten OKI tidak lagi mengalami seperti tahun 2013, dimana Kabupaten OKI termasuk penyumbang siswa yang tidak lulus tertinggi hinggga mencapai 41 siswa. Oleh sebab itu pihaknya berharap pada pelaksanaan UN tahun ini kelulusan mencapai 99,99 %. target itu bukan tidak beralasan, mengingat pada hasil try out yang telah 2 kali digelar Diknas OKI sebelumnya, semua siswa-siswi mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sementara itu Kabag Ops Polres OKI Kompol Yulianto mengatakan, Polres OKI menerjunkan sebanyak 60 personil dibantu oleh Jajaran Polsek di 18 Kecamatan, untuk disiagakan di setiap sekolah yang dijadikan lokasi ujian nasional.

”Pengamanan sekolah itu kita serahkan ke Polsek, kita hanya membekup saja, untuk satu sekolah dijaga dua personil polisi,” ujarnya.

Untuk penjagaan di Kantor Dinas Pendidikan OKI kita menyiagakan belasan personil yang standby 24 jam selama UN berlangsung.

“Mereka akan menjaga pendistribuasian soal, dari Kantor Unit Pelaksana teknis Dinas (UPTD) ke setiap sekolah yang digunakan sebagai lokasi pelaksanaanUN,” jelasnya.

Selain melakukan pengawalan pendistribusian soal-soal UN ke setiap sekolah, Polisi  juga akan mengawal pendistribusian hasil ujian ke kantor Dinas Pendidikan OKI.”Setelah ujian hari pertama selesai, maka soal dan lembar jawaban yang akan dikirim ke Kantor Dinas Pendidikan kita lakukan pengawalan, namun di wilayah yang jauh akan dikirim di kantor UPTD dan akan dikirim secara bersamaan setelah ujian hari terakhir dilaksanakan,” ujarnya.

 

Teks     : DONI AFRIANSYAH

Editor    : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster