Soal UN Digembok Polda Sumsel

soal UN yang di gembok oleh Polda Sumsel

soal UN yang di gembok oleh Polda Sumsel

PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan pengamanan ekstra ketat terhadap soal Ujian Nasional (UN) dan lembar jawaban. Selain melakukan pengamanan, Polda Sumsel juga memegang tiga kunci gembok yang mengunci kotak lembar soal dan jawaban UN.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Kombes Pol, R Djarod Padakova, mengatakan Polda Sumsel memegang satu dari tiga kunci gembok yang mengunci kotak lembar soal dan jawaban UN.

Satu kotak yang menyimpan lembar pertanyaan dan jawaban UN 2014 terdiri dari tiga gembok. Satu diantaranya dipegang oleh personil Polri yang ditugaskan untuk mengawal jalannya pelaksanaan UN 2014.

“Tiga kunci gembok masing-masing dipegang oleh Polri, Dinas Pendidikan, dan dipegang oleh pengawas. Jadi, tiga pihak inilah yang bertanggung jawab dengan keamanan kotak lembar pertanyaan dan jawaban UN 2014,” kata Djarod, Jumat (11/4/2014).

Pengamanan terhadap pelaksanaan UN 2014, lanjut Djarod, sudah dilakukan sejak pendistribusian kotak penyimpanan lembar jawaban dan pertanyaan UN ke beberapa daerah. Setidaknya, dua personil Polri dilibatkan untuk mengawal pendistribusian kotak penyimpanan surat pertanyaan dan jawaban UN 2014 tersebut.

Bahkan, masih kata Djarod, Polri tetap akan menerjunkan anggota ke tiap sekolah saat pelaksanaan UN 2014 nanti. Selain ada dua anggota yang akan mengenakan seragam dinas, akan juga diletakkan anggota yang melakukan pengawasan secara tertutup alias dengan mengenakan seragam preman.

“Ini sesuai dengan perintah Kapolri yang disampaikan melalui video teleconference Kamis (10/4). Tujuannya jelas, yakni mencegah adanya kecurangan berupa bocoran jawaban pada pelaksanaan UN tahun ini,” kata Djarod.

Ditanya apakah ada tahanan di lingkungan Polda Sumsel yang akan mengikuti UN 2014, Djarod mengatakan, sejauh ini baru ada satu tahanan. Identitasnya, berinisial H dan mendekam di sel penjara Mapolres Lubuk Linggau. H dipenjara atas kasus pencurian.

“Ia akan mengikuti UN 2014 dengan dikawal oleh anggota polres yang bersangkutan. Sejauh ini, kita baru mendata satu tahanan yang akan ikut UN 2014,” pungkas Djarod.

 

Teks     : Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com