PPL Tangkap Oknum Kades Rejosari

 242 total views,  2 views today

BANYUASIN – Oknum Kades Rejosari, Kecamatan Muara Sugih, Sukiyo, terpaksa harus berurusan deangan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Banyuasin. Pasalnya oknum kades ini, tertangkap tangan melingkari Daftar Calon Tetap (DCT), yang ditempel di dekat Tempat Pemungutan Suara (TPS), saat hari pemungutan suara, 9 April lalu oleh Panitia Pengawas Lapangan (PPL).

Informasi yang dihimpun, oknum kades tersebut melingkari nomor urut salah satu calon anggota DPR RI dari Partai Nasdem, Slamet Somosentono. Akibat perbuatannya, Sukiyo harus digelandang ke Kantor Panwaslu Banyuasin, kemarin (10/4/2014), untuk menjelaskan perbuatannya yang dinilai sebuah pelanggaran itu.

Anggota Panwaslu Banyuasin Divisi Pelanggaran dan Penegakan Hukum, Anilah Ishak menyebut saat ini, belum bisa memastikan apakah perbuatan kades ini merupakan sebuah pelanggaran. Sebab terangnya, Panwaslu masih meminta keterangan dari Panwascam Air Sugihan maupun Sukiyo, sebagai terlapor.

Namun dari keterangan yang didapat, terlapor ditangkap oleh PPL dan petugas di TPS pada saat hari pemungutan suara, tengah melingkari nomor urut Caleg DPR RI dari Partai Nasdem. “Kita masih melakukan klarifikasi terhadap terlapor, dan kita juga masih harus mengumpulkan data-data sebagai bukti.   Untuk saat ini, kita baru mengamankan tiga lembar DCT sebagai barang bukti. Kalau ditanya, apakah dia melakukan pelanggaran, kita masih belum pada keputusan itu,” tegas Anilah.

“Dugaan oknum kades ini mengarahkan orang untuk memilih caleg dari Partai Nasdem. Tetapi saat saya tanya, kenapa melingkari nama caleg, dia mengaku hanya memberitahu masyarakat saja. Tetapi kan masalahnya, hari itu tidak lagi dalam masa sosialisasi,” bebernya.

Modus yang dilakukan oknum kades ini, memang sedikit aneh. Karena sebtnya, saat ditanya Panwaslu apakah dia tim sukses caleg tersebut, dia jawab bukan namun hanya sekedar memberitahu masyarakat saja. “Namun, temuan ini kita akan tindak-lanjuti, tentunya harus meraton kita kerjakan, karena kita hanya punya waktu tiga hari,” tegasnya.

Sementara itu, Kades Rejosari, Sukiyo yang saat akan dimintai komentarnya, tak mau berkomentar.  Bahkan ia menghindari wartawan, hingga meninggalkan kantor Panwaslu. Ia juga, meminta agar dirinya jangan di foto. “Dak usahlah di foto,” ucapnya singkat.

 

Teks    : DIDING KARNADI

Editor   : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster