Dua ABG Bonyok Dihajar Massa

 278 total views,  2 views today

Motor pelaku yang hangus di bakar massa saat berada di Mapolsek Ilir Barat I, Palembang

Motor pelaku yang hangus di bakar massa saat berada di Mapolsek Ilir Barat I, Palembang

PALEMBANG – Berdalih ingin mencoba hal yang baru dua anak baru gede (ABG) bonyok dihajar masa, usai gagal melancarkan aksi penjambretan di Jalan Radial tepatnya di depan Studio Foto Raja, Kamis (11/4/2014) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dua pelaku yakni Riski (18) dan Agung Prasetyo (17) keduanya merupakan warga  warga Jalan Jaksa Urip Semong Harjo, RT 41, RW 9, Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Akibat aksi nekatnya, kini keduanya harus menjalani hari-harinya di sel tahanan Mapolsek Ilir Barat I Palembang.

Penjambretan berawal saat korban Rini Andika salah seorang mahasiswi perguruan tinggi di Kota Palembang berjalan bersama teman-temanya di Jalan Radial sengan tujuan studio foto raja.

Saat di depan studio datang dua pelaku dengan mengendarai sepeda motor Honda Bled dan memepet pelaku.

Setelah itu, pelaku Agung menarik tas korban, namun aksinya yang dilakukanya tak berhasil mendapatkan tas milik korban lantaran korban sigap dan membalas tarikan tersebut.

Naas bagi pelaku lantaran tak mampu mempertahankan seseimbagan sepeda motor yang dikendarainya, akhirnya keduanya tersungkur mencium aspal, dan menjadi bulan-bulanan masa.

Tak hanya itu, sepeda motor pelaku tak luput jadi amukan masa, masa yang kesal atas ulahnya langsung membakar sepeda motor pelaku.

Beruntung aksi brutal warga berhasil di hentikan oleh anggota polsek Ilir Barat I yang datang ke lokasi. Kedua pelaku mengalami luka yang cukup parah, kedunya sempat menjalani perawatan di rumah sakit (RS) Siti Khotijah Palembang.

Dari pengakuan  Riski, aksi jambretnya baru pertama kali dirinya lakukan. “Saya jambret cuma Iseng saja, pengen mencoba yang baru, ini pertama kali saya jambret namun ditangkap seperti ini,” ujar Riski.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolsekta) Ilir Barat I Palembang, Komisaris Polisi (Kompol) Budi Santoso, didampinggi Wakapolsek Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yulia Farida membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Kedua pelaku ditanggap oleh warga dan sempat menjadi bulan-bulanan, usai gagal melakukan aksi jambretnya, untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku kita jerat dengan pasal 363 Junto pasal 53 tentang pencurian disertai pemberatan,” tandas Budi.

 

Teks     :  Oscar Ryzal

Editor    : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster